TeknoFlas.com – Rumor mengenai kehadiran Ponsel terbaru dari BlackBerry yang menggunakan Kode Jakarta terus berkembang, dimana sebelumnya dikabarkan bahwa perangkat yang menggunakan nama ibu kota Indonesia tersebut akan dijual dengan harga murah, kini rumor terbaru menyebutkan bahwa BlackBerry Jakarta tidak akan dilengkapi dengan Keyborad qwerty yang menjadi ciri khas perangkat besutan pabrikan Kanada ini.

Memang perangkat BlackBerry sempat melegeda dengan keybord fisik dengan istilah Qwerty, akan tetapi tren tersebut namapknya sudah berubah dengan hadirnya ponsel full layar sentuh tanpa dilengkapi dengan keybord fisik.

BlackBerry Jakarta tidak akan Gunakan Keyboard
BlackBerry Z10 Perangkat Pertama Dengan Full Layar Sentuh

Meski demkian perangkat yang diproduksi oleh pabrikan yang dulunya bernama RIM tersebut masih kukuh mempertahankan ciri khasnya, sampai kemudian, BlackBerry terus kehilangan pangsa pasar secara signifikan. Akhirnya, BlackBerry juga menghadirkan ponsel full layar sentuh perama kali yang diberi nama Z10. Sayangnya, BlackBerry dinilai terlambat dan tidak sukses memikat pasar.

Meski terus merugi akhir akhir ini,BlackBerry akan mencoba lagi peruntungannya menghadirkan smartphone layar sentuh. BlackBerry terbaru, yang disebut-sebut punya nama kode Jakarta, kabarnya tidak akan menggunakan keyboard.

Seperti dikutip dari Boys Genius Report, Selasa (31/12/2013) mengklaim, handset pertama hasil kolaborasi BlackBerry dengan pabrikan Foxconn ini akan menyasar segmen menengah ke bawah dan ditujukan bagi negara-negara dengan jumlah penduduk besar seperti India, China, tak terkecuali Indonesia.

sayang sampai saat ini belum ada bocoran detail mengenai ponsel ini. Selain memproduksi ponsel murah BlackBerry juga dikabarkan akan terus memproduksi perangkat versi high end.

Sebelum mencuatnya kabar mengenai kehadiran BlackBerry Jakarta, BlackBerry memang sudah memastikan akan mulai memproduksi handsetnya di Indonesia. Ini setelah mereka mengumumkan jalinan kerjasamanya dengan Foxconn.

BlackBerry telah menandatangani kesepakatan dengan Foxconn, dimana salah satu isinya adalah tentang basis produksi ponsel BlackBerry yang akan dibuat di Indonesia dan Meksiko.

Di bawah kemitraan ini, Foxconn akan memproduksi produk-produk BlackBerry melalui fasilitas yang ada di Indonesia dan Meksiko. BlackBerry akan memiliki seluruh hak kekayaan intelektual serta jaminan kualitas produk perangkat, sama halnya dengan para produsen pihak ketiga saat ini.