TeknoFlas.com – BlackBerry Mengincar Pemasukan dari Android dan iPhone – Anda tidak salah membaca judul, faktanya, BlackBerry kini sedang berusaha mencari pendapatan tambahan dari platform Android dan iOS. Bagaimana mungkin?

BlackBerry Mengincar Pemasukan dari Android dan iPhone

Rupanya perusahaan menawarkan fitur terbaru keamanan Secure Work Space untuk Android dan iPhone, sehingga penggunanya dapat mengaktifkan ponsel dalam profil personal dan bisnis.

Fitur baru tersebut diprediksi akan menarik minat segmen korporasi dan pemerintahan untuk memakai fitur solusi keamanan “Secure Work Space” ini. Hal ini karena pihak BlackBerry dianggap mampu memberi jaminan keamanan tingkat tinggi.

“Solusi keamanan di platform lain bisa membawa traksi untuk BlackBerry di tahun ini, dan meningkatkan pendapatan di tahun depan. Jasa ini jadi salah satu yang menopang bisnis BlackBerry,” kata analis Peter Misek dari lembaga riset Jefferies seperti dikutip dari Reuters, Kamis (14/3/2013).

Fitur kemanan, Secure Work Space, yang juga termasuk dalam layanan BlackBerry Enterprise Service 10 ini diperkirakan akan tersedia mulai akhir kuartal kedua tahun 2013 ini.

Fitur kemanan semacam ini juga ada dalam sistem operasi BlackBerry 10, yang disebut BlackBerry Balance. Sementara itu, Samsung juga memiliki fitur serupa bernama Knox.

Pengguna yang memakai fitur ini dapat mengelompokkan data dan aplikasi dalam profil personal, dan profil bisnis, sehingga akan memberi jaminan keamanan aplikasi untuk email, kalender, kontak, pekerjaan, memo, mengedit dokumen, hingga berselancar di dunia maya.

Secara sederhana fitur ini dapat dikatakan sebagai layanan yang disatu sisi memungkinkan bagian IT di sebuah perusahaan mengelola data dan aplikasi untuk dikelompokan dalam profil bisnis di ponsel karyawan. Disisi lain, bagian IT tak dapat mengakses data dan aplikasi yang dikelompokkan dalam profil personal, termasuk foto, video, game dan sebagainya yang bersifat pribadi.

Secure Work Space menawarkan enkripsi end-to-end yang sama untuk data, seperti yang ditawarkan pada layanan BlackBerry pada tahun-tahun sebelumnya.

Pihak BlackBerry menyadari telah kehilangan sejumlah pangsa pasarnya secara global, namun perusahaan masih fokus pada solusi keamanan. Beberapa perusahaan dan pemerintahan memang telah berpaling ke Android dan iPhone, tapi BlackBerry mencari celah bisnis agar tetap mendapat pemasukan dan keuntungan dari segmen tersebut.