TeknoFlas.com – Tekanan darah rendah atau hipotensi merupakan kondisi dimana tekanan darah normal tidak mencapai ukuran tekanan darah normal yaitu sekitar 120/80 mmHg. Apa yang akan terjadi? Biasanya seseorang akan merasa lemah atau mudah lelah secara mental, juga fisiknya.

Tekanan Darah Rendah

Hipotensi sering dialami oleh mereka yang kurang nutrisi, stres, pola makan salah, kehilangan darah seperti saat menstruasi bagi wanita, masalah ginjal, dan lainnya. Sebaiknya Anda kenali gejala-gejala hipotensi sejak dini berikut ini.

Pusing
Jika Anda mulai merasa segala hal di sekeliling Anda berputar, maka waspada saja. Itu salah satu tanda Anda sedang mengalami masalah tekanan darah rendah.

Pelupa
Melupakan hal apa yang baru Anda lakukan, misalnya dimana meletakkan bolpoin atau kaca mata, juga bisa jadi tanda Anda sedang mengalami tekanan darah rendah.

Mata berkunang-kunang
Jika Anda sering mengalami hal ini, maka segera duduk sejenak untuk membantu menstabilkan tekanan darah. Mata yang berkunang-kunang pertanda peredaran darah ke mata kurang.

Lemas
Memang tak semua gejala tubuh yang lemas pertanda tekanan darah Anda rendah. Namun salah satu gejalanya adalah lemas, juga merasa kelelahan yang sangat.

Mual

Perasaan mual juga salah satu gejala tekanan darah rendah.

Dingin
Kulit Anda dingin dan berkeringat serta pucat. Segera konsumsi minuman hangat dan makanan yang dapat membantu menaikan tekanan darah Anda kembali. Ini tanda kulit dan tubuh Anda tak mendapat pasokan darah dan oksigen yang cukup.

Sesak napas

Ketika tekanan darah ke jantung melemah, maka akan mengakibatkan otot jantung terganggu. Hal ini dapat menyebabkan sesak napas atau nyeri dada.

Kulit pucat
Sirkulasi darah yang rendah akan membuat kulit tampak pucat. Selain pucat, tangan dan kaki penderita hipotensi akan terasa dingin karena rendahnya tekanan aliran darah.

Denyut jantung tidak teratur

Ketika jantung tidak dapat memompa darah dengan baik akibat rendahnya tekanan darah, maka kondisi ini dapat mengakibatkan denyut jantung menjadi tidak teratur. Kondisi ini kadang disebut dengan nama aritmia.

Sakit kepala

Tekanan darah yang setiap kali turun dapat menyebabkan sakit kepala. sakit kepala yang disebabkan karena tekanan darah yang tidak stabil disebut dengan ortostatik. Perubahan yang secara mendadak ini bahkan dapat menyebabkan mual hingga pingsan.