TeknoFlas.com – Komisi Pemilihan Umum telah secara resmi mengumumkan pemenang Pemilu Presiden 2014 pada Selasa malam (22/7/2014). Pasangan Joko Widodo dan Jusuf Kalla ditetapkan menjadi pemenang Pilpres 2014 dan terpilih sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI untuk masa bakti 2014-2019.

Ada hal yang menarik setelah kemenangan Jokowi diumumkan oleh KPU, yaitu Jokowi menyampaikan pidato kemenangan sekaligus sebagai pidato politik pertamanya. Menariknya adalah Jokowi yang didampingi pasangannya, Jusuf Kalla, menyampaikan pidatonya tersebut di atas Kapal Layar Mesin (KLM) Hati Buana Setia di Pelabuhan Sunda Kelapa, Penjaringan, Jakarta Utara. Apa alasannya?

Inilah Alasan Pidato Kemenangan Jokowi Dilakukan Di Kapal Pinisi

Ternyata tidak asal kenapa Jokowi memilih pidato pertamanya dilakukan di atas kapal. Jokowi dan Jusuf Kalla memilih melakukan pidato kemenangan di kapal tersebut untuk menunjukkan komitmennya membangun industri maritim, sesuai janjinya saat kampanye pemilihan presiden.

Seperti yang kutip TeknoFlas dari Tempo, Rabu (23/07/2014) kapal tersebut bukanlah kapal yang istimewa. Kapal itu kebetulan berlabuh di pelabuhan itu. Kapal yang panjangnya 50 meter dengan kapasitas angkut 1.000 ton itu biasanya mengirim gula, beras, semen, beras, ke pulau-pulau lain.

Suasana dek sembilan pelabuhan Sunda Kelapa malam ini cukup menarik perhatian. Rangkaian sinar laser berwarna-warni menghiasi sebuah kapal layar mesin berwarna putih dengan panjang 20 meter yang terparkir di ujung pelabuhan. Di atas dek kapal, tempat tiang tertancap, berkibarlah bendera Indonesia.

Jokowi lah yang pertama kali memilih Pelabuhan Sunda Kelapa sebagai lokasi disampaikannya pidato kemenangan. Jokowi kemudian memerintahkan sebuah tim kecil untuk mempersiapkan acara di Pelabuhan Sunda Kelapa. Menurut Romanus Sumaryo, Anggota tim kreatif kubu Joko Widodo-Jusuf Kalla, pelabuhan dipilih karena salah satu visi misi Jokowi adalah menjadi poros maritim dunia. Jadi tempat ini melambangkan upaya untuk membuat industri maritim Indonesia menjadi yang terdepan.

Pada penyampaian pidato, tak tampak hadir politikus partai penyokong Jokowi-Kalla, tim kampanye nasional, atau relawan. Tim kampanye nasional Jokowi-Kalla mengatakan penyampaian pidato sengaja hanya dihadiri Jokowi-Kalla karena setelah penetapan, keduanya merupakan milik seluruh rakyat Indonesia, bukan hanya kelompok masyarakat tertentu. Suasana di Pelabuhan Sunda Kelapa juga tidak dipenuhi relawan. Hanya tampak puluhan wartawan dan warga di pelabuhan yang hadir. Ini disebabkan karena Jokowi tidak ingin ada pengerahan massa pada penyampaian pidato kemenangan.

Sedangkan untuk filosofisnya, akun Twitter media center Jokow-JK menuliskan, “Dipilihnya tempat ini adalah simbol komitmen dari pasangan ini (Jokowi-Jusuf Kalla) terhadap pembangunan dunia maritim Indonesia. Pilihan lokasi tersebut menyiratkan pesan untuk mengembalikan kejayaan Nusantara. Dengan mengembalikan kejayaan maritimnya.”