TeknoFlas.com – Sidang MK mengenai sengketa Pilpres 2014 nampaknya enggan usai, terlihat dari jumlah saksi yang sudah dihadirkan berjumlah ratusan saksi. Kehadiran saksi diminta untuk memberikan keterangan terkait pelanggaran pelanggaran yang terjadi di lapangan saat pemungutan suara Pilpres 9 Juli 2014 lalu.

Saksi Diancam, Prabowo Hatta Minta Perlindungan Saksi ke LPSK

Informasi terbaru tentang sidang MK sengketa Pilpres adalah adanya ancaman yang diterima oleh saksi dari kubu Prabowo Hatta. “Banyak SMS, telepon-telepon (ancaman). Sudah ada keputusan kita memohon perlindungan LPSK,” kata Elza Syarief selaku kuasa hukum Prabowo-Hatta, di Gedung MK, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta, Rabu (13/8/2014)

Tidak sedikit saksi yang memaparkan bahwa dirinya menerima teror secara lisan dengan ancaman penculikan dan pembunuhan. Terlebih saksi dari daerah Papua yang menjadi daerah yang cukup mendapat perhatian dari tim kuasa Prabowo Hatta karena disinyalir terdapat pelanggaran pemilu secara masif dan terstruktur.

Terkait hal tersebut, kuasa hukum Prabowo-Hatta tersebut menyatakan bahwa pihaknya siap memberikan perhatian dan perlindungan penuh terhadap saksi yang didatangkannya di persidangan MK.

Selain itu Elza juga menyatakan jika memang saksi memberikan keterangan palsu, maka telah ada mekanisme sanksinya di MK. Oleh karena itu, Elza berharap masyarakat dapat dengan tenang mendampingi pelaksanaan sidang sengketa Pemilu Pilpres 2014 ini.