TeknoFlas.com – Serangan yang dilakukan oleh Israel ke Gaza, sangat mengundang emosi setiap orang didunia. Pertempuran antara kedua negara tersebut telah banyak menewaskan warga Palestina yang kebanyakan adalah warga sipil baik itu wanita atau anak – anak. Serangkaian serangan telah diluncurkan Israel ke Gaza selama ini Israel dan Palestina sepakat untuk melakukan gencatan senjata selama 72 jam kedepan. Perundingan kedua belah pihak ini dimediatori Mesir.

Berita Terkini Palestina

Serangkaian serangan yang berujung pada gencatan senjata pada Minggu (10/8) lalu. Kini kedua kubu sama-sama bersepakat untuk memperpanjang waktu jeda setelah gagal mencapai mufakat tentang gencatan senjata jangka panjang.

“Kami telah sepakat untuk memberikan lebih banyak waktu untuk perundingan.” Seperti yang disampaikan oleh Azzam Al-Ahmed, ketua delegasi Palestina di Kairo, Mesir.

Perjanjian ini disepakati hanya kurang dari sejam sebelum kesepakatan gencatan senjata tiga hari lalu berakhir. Dengan adanya tambahan waktu jeda hingga 72 jam ke depan, ada harapan agar nantinya perang ini bisa benar-benar berakhir dan kembali damai.

Meskipun demikian, perjanjian gencatan senjata dalam jangka panjang belum disepakati kedua belah pihak. Karena sejak Israel menggelar opreasi Protective Edge 8 Juli lalu, banyak korban dari Palestina yang berjatuhan, terutama warga sipil, yang terdiri dari wanita dan anak-anak yang sudah menewaskan hampir 2000 penduduk Gaza.

Banyak berbagai pihak yang sangat menyayangkan pertempuran kedua negara ini. Diharapkan dengan adanya mediator diantara keduanya, gencatan senjata dapat dilakukan dalam jangka panjang. Selain itu dapat mencari solusi diantara keduanya agar dapat hidup damai.