TeknoFlas.com – Jika dilihat sekilas, uang baru NKRI pecahan Rp 100.000 yang akan mulai beredar pada 17 Agustus 2014 tidak memiliki perbedaan yang signifikan dari uang Rp 100.000 sebelumnnya. Namun jika dilihat dengan seksama maka uang NKRI baru tersebut memiliki ciri-ciri yang membedakan dengan uang lama

Inilah Bentuk Uang NKRI Rp 100 Ribu

Dari segi bahan uang ini adalah kertas khusus terbuat dari serat kapas, ukurannya 151×65 mm, dengan warna dominan merah. Demikian terungkap dalam keterangan tertulis Bank Indonesia (BI), Kamis (14/8/2014).

Pada gambar utama dari uang tersebut masih tokoh proklamasi, Dr. (H.C) Ir. Soekarno dan Dr (H.C) Drs. Mohammad Hatta di bagian muka. Sementara di bagian belakang, gambar Gedung MPR/DPR/DPD. Apabila dilihat dari sudut tertentu, akan terlihat perbedaan warna atai gambar pada beberapa elemen, yaitu colour shifting ink, rainbow effect, latent image dan benang pengaman.

Uang baru NKRI jika diraba pada beberapa bagian cetakan, akan terasa kasar. Jika diterawang, akan terlihat gambar logo BI yang saling mengisi (rectoverso) serta gambar pahlawan dan ornamen pada area Tanda Air.

Jika disinari dengan lampu ultra violet, beberapa elemen baik yang tampak maupun tidak tampak akan terlihat memedar. Dan jika menggunakan kaca pembesar, akan terlihat susunan teks yang mempunyai perbedaan ketebalan dan ukuran huruf.

Juga terdapat beberapa perbedaan yang kasat mata. Misalnya, frasa “NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA” di atas tulisan “SERATUS RIBU RUPIAH”, menggantikan frasa “BANK INDONESIA” Pada uang edisi 2004.

Selain itu, nama duo proklamator kini juga ditulis lengkap sesuai Keputusan Presiden, yakni Dr (H.C) Ir. Soekarno dan Dr (H.C) Drs. Mohammad Hatta. Tanda lain yang cukup mencolok adalah perubahan blok warna dari merah ke kuning keemasan pada bagian samping kanan uang.