TeknoFlas.com – Upacara penurunan bendera Merah Putih pada Puncak peringatan HUT ke-69 Kemerdekaan RI di Istana Merdeka, Jakarta, dipimpin Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Yonanda Zulfa seorang siswi asal Pangkal Pinang, Bangka Belitung terpilih menjadi paskibraka tingkat nasional. Perempuan kelahiran Pangkal Pinang, 26 Juli 1998 itu didaulat sebagai pembawa baki bendera pusaka di Istana Merdeka, Minggu (17/8) sore.

Yonanda Zulfa Si Cantik Paskibraka Di Istana Merdeka
Yonanda pun masih seperti bermimpi mendapat tugas Pembawa Baki, setelah tugas itu berhasil dilaksanakannya dengan baik. Karena dirinya merasa masih banyak dari 34 rekan Paskibraka Putri yang lebih cakap dan berpeluang.

“Ya Allah, tak menyangka bisa jadi Pembawa Baki. Karena kan saingannya banyak, terus mereka cantik-cantik. Mereka yang dari Provinsi lain juga tinggi-tinggi. Tapi, kok aku bisa yang terpilih,” ucapnya.

“Baru pagi tadi, saya diberitahu. Pagi untuk pengibar Bendera Pembawa Baki dari Tim Melati, Juana Gita Medinnas Janis, Paskibraka Putri dari Sulawesi Utara. Saya untuk Sore, penurunan Bendera,” kenang gadis berhijab ini, saat berbincang-bincang dengan Tribunnews.com, usai melaksanakan tugas Penurunan Bendera Merah Putih di Istana Merdeka.

Pengalaman dapat menjadi pembawa baki bendera pusaka di Istana Merdeka saat upacara penurunan bendera,menjadi pengalaman yang tidak akan pernah dilupakan dara cantik ini. Pengalaman yang mungkin tidak akan pernah dilupakan sepanjang hidupnya. Perasaan bangga, haru dan rasa tidak percaya dapat terpilih dari sekian petugas paskibraka yang lain menjadi momen yang tidak akan pernah terlupakan.

“Itu tadi kenyataan seperti mimpi saja. Ya Allah, pengalaman tadi tak akan dilupain, dan akan dikenang seumur hidup, sampai punya anak dan cucu, sampai jadi nenek-nenek pun akan saya ingat terus,” ujarnya bangga.