TeknoFlas.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama Wapres Jusuf Kalla telah mengumumkan 34 orang nama menteri yang akan bekerja di Kabinet Kerja. Salah satunya adalah Pratikno yang dipercaya sebagai Menteri Sekretaris Negara.

Pratikno Menteri Sekretaris Negara

Pratikno dikenal sebagai ahli politik dari Bojonegoro ini akan mendampingi Jokowi-JK selama lima tahun ke depan. Mengenai profil dan biografinya, beliau lahir di Bojonegoro, Jawa Timur, Indonesia, 13 Februari 1962 (umur 52 tahun). Sebelumnya ini menjabat Rektor Universitas Gadjah Mada yang ke-14. Ia dinobatkan menjadi Guru Besar Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UGM pada Desember 2008.

Selama karirnya di dunia akademik, Pratikno banyak melakukan penelitian dalam politik lokal dan jaringan pemerintahan yang merupakan bidang keahliannya. Ia juga beberapa kali menjadi pembicara dalam workshop menjelang pemilu maupun pilkada.

Pratikno memulai pendidikan tingginya di Ilmu Pemerintahan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Gajah Mada (UGM) tahun 1980-1985. Kemudian di tahun 1989-1991, Ia melanjutkan studi S2-nya Department of Development Administration University of Birmingham, Inggris. Selanjutnya, Ia menempuh Program S3-nya, di Department of Asian Studies, Flinders University of South Australia pada tahun 1992-1996.

Karir Pratikno, di tahun 2001-2004, Ia menjabat Wakil Dekan Bidang Akademik FISIP UGM. Direktur dan pengajar di Program Pascasarjana Prodi Ilmu Politik Konsentrasi Politik Lokal dan Otonomi Daerah, UGM (2003-sekarang). Moderator debat capres tahun 2009. Pengajar di FISIP UGM. Rektor UGM (2012-2017). Sekarang menjabat sebagai Menteri Sekretaris Negara di Kabinet Kerja Jokowi-JK, Periode 2014-2019.

Profil Menteri Sekretaris Negara Kabinet Kerja Jokowi-JK

Nama : Prof Dr Pratikno
Lahir: Bojonegoro, Jawa Timur, 13 Februari 1962

Pendidikan:

S1 (Drs.) Ilmu Pemerintahan, Fakuktas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, UGM (1985)
S2, M.Soc.Sc. in Development Administration, Birmingham University, Inggris (1990)
S3, Ph.D. in Political Science, Flinders University, Australia, (1997)
Professor in Political Science, Universitas Gadjah Mada, Indonesia (Desember 2008)

Karir :

Dosen Fisip UGM
Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Politik UGM
Rektor UGM (2012-2017)
Dipilih KPU untuk menjadi moderator debat calon presiden pada 2009