Teknoflas.com Setelah ada pemberitaan bahwa wechat akan mejadi layanan yang tidak lagi memberikan fasilitas gratis kepada para pelangganya, dan dengan pemberitaan tersebut maka bayak pelanggan yang berencana akan meninggalkan fasilitas chat dan suara ini jika benar fasilitas ini tidak gratis lagi, dan dengan pemberitaan yang berkembang tersebut pihak wechat memberikan bantahan dan memberikan kepastian bahwa layanan wechat akan tetap gratis bagi para penggunanya

Dalam pernyataannya seperti dilansir Xinhua senin (8/4/2013), Liu Chiping selaku President Tencent — induk usaha WeChat menegaskan bahwa WeChat akan tetap gratis. seperti halnya KakaoTalk
wechat tidak gratis
Pernyatan resmi dari pihak wechat ini sekaligus membantah isu yang pernah di berikan oleh Menteri Industri dan Teknologi Informasi China, Miao Wei, yang memberikan pernyataan bahwa operator telekomunikasi tengah mempertimbangkan untuk menetapkan biaya penggunaan layanan WeChat.

Wechat yang telah diluncurkan dua tahun yang lalu oleh Tencent yang merupakan perusahaan internet raksasa asal negri tirai bambu ini menuai kesuksesan di berbagai negara tercatat, pengguna WeChat telah menembus 300 juta secara global, termasuk di Indonesia.

Jika benar layanan WeChat menjadi layanan premium maka para pengguna harus membayar dua kali karena paket data ke operator sudah di bayar kita melakukan langganan.

sehingga bayak pihak yang memberikan reaksi terhadap pernyataan dari metri industry dan teknologi informasi china Miao Wei tersebut.

Bayak pengamat memberikan penilaian bahwa, permintaan untuk adanya bagian bagi operator dari WeChat ini di sebabkan karena adanya konsumsi bandwidth yang tinggi saat parapenggunakan memakai aplikasi tersebut. Pihak Tencent sendiri mengaku siap berkolaborasi dengan operator, tetapi tidak terlalu menyukai jika yang digunakan pola berbagi keuntungan ala bisnis telekomunikasi.

China Unicom sendiri telah mengirimkan sinyal akan berbayarnya aplikasi WeChat di masa depan. Konsep saling menguntungkan tetap menjadi pegangan saat berbisnis dengan pemain Over-the-Top (OTT) seperti WeChat.

Menanggapi isu bahwa layanan wechat akan menjadi layanan berbayar tersebut, juru bicara WeChat langsung memberikan pernyataan resmi yang memberikan jaminan kepada para pelanggan bahwa wechat tidak akan menarik biaya dari para penggunaya.

Di indonesia sendiri Tencent sudah melakukan kerjasama dengan MNC Group dengan mendirikan perusahaan patungan PT MNC Tencent. Join dari kedua perusahaan ini menargetkan sebesar 70% pengguna internet di Indonesia memakai layanan WeChat.