Advertisement

Reaksi ‘Woles’ Menpora Soal Sanksi FIFA Untuk Indonesia

Posted on May 30 2015 - 11:53pm

Setelah ditunggu-tunggu, akhirnya sanksi FIFA untuk Indonesia datang juga. Namun Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) enggan mengambil langkah cepat tanpa mempelajari sanksi FIFA kepada PSSI karena pihaknya belum memperoleh salinan surat resmi.

“Kami harus cek terlebih dahulu, apalagi surat itu memang ditujukan ke PSSI. Apabila itu memang benar, maka seluruh aktifitas dan tata kelola PSSI segera diambil alih oleh pemerintah,” jawab Alfitra Salam saat ditanyai wartawan di Jakarta, Sabtu (30/5).

imam nahrawi

Imam Nahrawi soal sanksi FIFA (doc/vivanews.com)

Meski surat resmi pencabutan keanggotaan FIFA sudah turun, Kemenpora telah mengambil sejumlah langkah untuk segala kemungkinan, termasuk memaksimalkan peran Tim Transisi yang telah dibentuk sebelumnya.

Tim transisi resmi dibentuk oleh pemerintah melalui Kemenpora usai turunnya surat pembekuan PSSI pada tanggal 17 April silam. Akibat pembekuan tersebut, segala aktifitas termasuk kompetisi Liga Indonesia resmi dihentikan, ancaman sanksi FIFA pun siap melayang kepada PSSI karena ulah campur tangan pemerintah.

“Bila surat pencabutan anggota atau sanksi FIFA itu positif benar, maka Tim Transisi akan segera menjalankan tugas. Tak lama lagi Menpora Imam Nahrawi segera menyampaikan pernyataan resmi,” ucap Alfitra.

Federasi sepakbola tertinggi dunia itu resmi mengeluarkan sanksi untuk Indonesia karena adanya intervensi pihak luar – Kemenpora & Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) – yang terbukti melanggar statuta FIFA pasal 13 dan 17.

Batas akhir sanksi FIFA untuk Indonesia masih belum diketahui, namun pastinya keanggotaan PSSI sudah resmi dicabut dan timnas Indonesia tak boleh mengikuti kompetisi internasional milik AFC dan FIFA.

Indonesia juga tak boleh menerima keuntungan dari AFC dan FIFA, termasuk pelatihan, kursus dan program pengembangan. Untungnya timnas Indonesia U-23 yang berlaga di ajang SEA Games Singapura 2015 tetap diperbolehkan ikut serta hingga kompetisi usai.

Namun jatuhnya sanksi bukan akhir dari segalanya. Ada empat syarat utama agar keanggotaan kembali diterima dan boleh ikut kompetisi internasional seperti penyelesaian semua masalah tanpa ulur tangan pihak ketiga (pemerintahan), memegang kendali penuh atas tim nasional Indonesia dan kompetisi profesional di bawah PSSI. (Baca: 4 Cara Agar Indonesia Terlepas Dari Sanksi FIFA)

Bila semua persyaratan di atas terpenuhi, maka sanksi segera dicabut dan boleh mengikuti event resmi internasional seperti kualifikasi Piala Asia dan Piala Dunia.

About the Author