Bila dibandingkan tahun lalu, jumlah peserta Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2015 mengalami peningkatan signifikan. Lonjakan peserta di universitas negeri terjadi karena mereka tertarik dengan kualitas dan kredibilitas jumlah prodi (program studi) dari Perguruan Tinggi Negeri bersangkutan.

“Kalau kita bandingkan dengan angka tahun lalu, maka ada peningkatan sekitar 50 ribu peserta yang mengikuti SBMPTN 2015,” ucap Rochmat Wahab, Ketua Umum SBMPTN 2015, saat ditemui di kantornya, Jakarta, Minggu, (7/6).

SBMPTN 2015
Peserta SBMPTN 2015 (doc/halokampus.com)

Dia membeberkan, sejak pembukaan pendaftaran SBMPTN yang melibatkan 74 universitas negeri, ada 1.455.656 lulusan SMA/sederajat yang ikut mendaftar untuk mendapatkan KAP dan PIN pada SBMPTN 2015. Namun dari jumlah tersebut, hanya ada 693.185 yang mencetak kartu peserta ujian. Angka itu menunjukkan peningkatan jumlah peserta sekitar 4,31% dari jumlah peserta SBMPTN 2014 yang mencapai 664.509 siswa. (Baca: 5 Tips Sukses Lolos Ujian SBMPTN 2015)

Menurut penuturan Rochmat, peningkatan jumlah peserta disebabkan peminat tertarik dengan kualitas dari universitas dan prodi yang dipilih.

“Adanya peningkatan jumlah peserta mungkin disebabkan kredibiltas prodi dari lembaga universitas bersangkutan, bisa juga dipengaruhi bobot dan prestasi yang sudah kelihatan. Saya rasa itu sangat mempengaruhi,” ucapnya.

Menurut Rochmat, yang juga menjabat Rektor Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), semua persiapan ujian SBMPTN 2015 sudah dipastikan rampung. Pihak panitia memastikan soal ujian telah siap, begitu juga koordinasi dengan pihak percetakan dan kepolisian guna menjaga keamanan berkas soal yang nanti dibagikan kepada seluruh peserta. (Baca: Ini Bocoran Soal-Soal SBMPTN 2015)

“Mengenai distribusi soal ujian SBMPTN 2015, nanti akan dibawa langsung dari lokasi percetakan menuju lokasi panlok dengan kawalan kepolisian setempat. Pihak berwajib akan terus mengawal sampai ujian selesai dikerjakan oleh seluruh peserta,” ucap Rochmat.

Besok Selasa (9/6), para panitia SBMPTN akan mendistribusikan soal kepada seluruh peserta ujian di seluruh Indonesia. Ada tiga kelompok yang diujikan yaitu sains dan teknologi (saintek), sosial dan humaniora (soshum) dan campuran (saintek dan soshum). Para peserta diharapkan membawa semua perlengkapan agar bisa mengikuti ujian, terutama Kartu Peserta Ujian dan alat tulis.