Polisi akhirnya menetapkan Agustae Hamdai sebagai tersangka pembunuh Angeline, siswi SD kelas dua yang berusia 8 tahun. Agus merupakan seorang pembantu rumah tangga di rumah Margareith, orang tua angkat Angeline.

Tak seorang pun menyangka Agus tega menghabisi nyawa anak perempuan yang tak berdosa itu. Menurut pengakuan kepada tim penyidik, tersangka sudah tiga bulan bekerja di rumah Margareith dan bertugas mengurusi hewan ternak yang ada di sekitar halaman rumah.

tersangka pembunuh Angeline
Sosok Agus, si tersangka pembunuh Angeline (doc/szaktudas.com)

Siapakah Agus? Bagaimana kesehariannya sebelum ditetapkan sebagai tersangka pembunuh Angeline? Menurut penuturan petugas yang ikut mencari keberadaan gadis kecil itu, tersangka Agus adalah sosok murah senyum dan pendiam namun bersikap santai saat melayani dan menemani petugas.

Gudang yang ada di rumah Margareith dibukakan oleh Agus, bahkan dengan santai menjawab semua pertanyaan pihak kepolisian yang tengah melakukan pencarian.

Usai tiga pekan dinyatakan hilang dari teras rumah, Angeline akhirnya ditemukan tak bernyawa. Tubuh korban terkubur di bawah kandang ayam sekitar pekarangan rumah sambil memeluk sebuah boneka.

Usai penemuan jenazah Angeline, Agus pun mengakui semua perbuatan keji yang telah dilakukan. Awalnya, Agus menuduh Margareith yang membunuh Angeline, sedangkan dia hanya berperan sebagai pengubur jasad korban.

“Usai jenazah Angeline berhasil ditemukan, barulah dia mengaku sudah menguburkan Angeline atas perintah langsung dari Margareith,” ucap Siti Sapurah, anggota Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kota Denpasar, Rabu (10/6).

Namun, pihak kepolisian sudah menetapkan Agus sebagai tersangka pembunuh Angeline. Selain menghilangkan nyawa korban, dia juga diduga telah melakukan pelecehan seksual.

Menurut penuturan Kombes Agung Made Sudana – Kapolres Denpasar – tindakan pembunuhan sengaja dilakukan untuk menutupi perbuatan kejam tersangka selama ini. Agus tak ingin kasus pemerkosaan terbongkar.

“Motif pembunuhan diduga untuk menutupi perbuatan kejamnya yang telah menggauli korban sampai dua kali,” ucap Sudana di Mapolresta Denpasar, Bali, Rabu (10/6), malam.

Angeline tewas usai Agus membenturkan kepalanya. Sebelumnya, dia disiksa oleh tersangka dengan menyundutkan rokok,” ucapnya.

Sekarang keluarga angkat Angeline tengah menjalani pemeriksaan di Mapolresta Denpasar untuk dimintai keterangan dan berstatus sebagai saksi, namun Kapolda Bali Irjen Pol Ronny F Sompie menyebut tak menutup kemungkinan jumlah tersangka ikut bertambah.