Saat memasuki sesi wawancara kerja, pelamar akan diliputi rasa cemas dan gugup. Sejujurnya, sikap itu merupakan hal lumrah yang sering terjadi pada setiap pelamar karena inilah sesi penentu apakah diterima atau ditolak sebagai karyawan sebuah perusahaan.

Ada sejumlah hal penting yang perlu diketahui terlebih dahulu bila perasaan gugup tak kunjung pergi menjelang wawancara kerja. Perlu diketahui bahwa dalam proses terakhir perekrutan karyawan ini, biasanya kemampuan dan keahlian berada di urutan akhir.

tips lolos wawancara kerja
3 tips lolos wawancara kerja (doc/situskarir.com)

Lalu, apa saja yang harus dipersiapkan oleh pelamar agar diterima bekerja? Berikut ini sejumlah tips lolos wawancara kerja seperti dilansir dari laman Career Realism, Rabu (17/6):

Sikap ramah

Agar lolos sesi wawancara kerja, coba tonjolkan sikap baik dan ramah karena itu bisa menjadi nilai tambah luar biasa yang memperbesar peluang diterima bekerja. Bersikap ramah termasuk salah satu poin penting sebab beberapa pekerjaan memang mewajibkan anda untuk bersikap ramah saat tengah berinteraksi dengan orang lain. Sikap ramah juga memberi pengaruh positif bagi peningkatan karir sambil diiring kerja keras.

Tampil unik

Adapun tips lolos wawancara kerja yaitu berani memperlihatkan keunikan, sesuatu yang menjadi pembeda dan itu berpengaruh positif dalam meningkatkan nilai jual. Sebagian besar atasan lebih menyukai pelamar yang memiliki keunikan dan perbedaan, itulah yang dijadikan alasan utama perekrutan.

Perbedaan yang dimiliki pelamar kerja bisa tercermin lewat pengalaman kerja, gelar sarjana dan kemampuan khusus. Sementara keunikan lebih terfokus pada praktek kerja dan kreatifitas. Bila mampu memperlihatkan perbedaan dan keunikan di sesi wawancara kerja, itu akan menjadi nilai tambah dan semua bisa dilalui dengan sukses. Inilah tips lolos wawancara kerja yang perlu dipertimbangkan.

Percaya diri

Tampil percaya diri dan tanpa beban merupakan salah satu tips lolos wawancara kerja yang sangat berpengaruh. Meskipun demikian, ada baiknya pelamar tidak menunjukkan sikap percaya diri yang terlalu tinggi karena bisa menjadi batu sandungan. Biasanya kesuksesan lolos di sesi wawancara akibat pengaruh dari sikap percaya diri yang diikuti jawaban jujur tanpa mengada-ada ataupun berbohong.