dunga-brazil_1vso8yvop07ul1v2mpsruvcorp

Teknoflas.com – Pelatih tim nasional Brasil Dunga menilai kekalahan timnya dari Paraguay diakibatkan oleh virus yang menyerang timnya pada pekan ini.

Dunga menyatakan bahwa setidaknya ada 15 pemain yang terjangkit virus sehingga ia terpaksa menjalani sesi latihan ringan yang mengakibatkan kecepatan Brasil berkurang di pertandingan nyata.

Di perempat-final melawan Paraguay, Robinho sempat membuat Brasil unggul cepat di menit ke-15 dan membawa timnya menguasai pertandingan di babak pertama. Akan tetapi, sebuah penalti yang diberikan wasit kepada tim lawan di paruh kedua berhasil dituntaskan oleh Derlis Gonzalez hingga memaksa laga ditentukan lewat adu penalti.

Di babak tos-tosan tersebut, hanya tiga dari empat pemain Brasil yang bisa melesakkan bola ke gawang, sementara empat pemain Paraguay mampu menjalankan tugasnya dengan baik.

“Kami sudah berusaha untuk mengimbangi permainan mereka, terutama bola-bola udara. Kami memiliki sejumlah momen bagus di pertandingan itu, dengan kecepatan dan pergantian strategi. Meski demikian, [kekalahan] ini bukan alasan, bukan juga pembenaran, namun 15 dari pemain kami terjangkiti virus pada pekan ini. Kami pun terpaksa membatasi sejumlah sesi latihan,” demikian Dunga.

“Hari ini kami mendapati pertandingan penting, yang membutuhkan kecepatan dan kami tidak memiliki itu di akhir laga. Akan tetapi, gol pertama kami dicetak lewat cara ini.

“Tidak diragukan lagi, Willian merasa tidak enak badan di saat jeda, dan Robinho sudah kelelahan di akhir laga. Kami harus menyeimbangkan permainan dan aspek fisik, dan mencoba menang hingga saat terakhir.

“Banyak pemain mengalami sakit kepala, sakit punggung, tidak enak badan, beberapa bahkan merasakan hal yang lebih berat dari pemain lain. Untuk itu, kami terpaksa mengurangi intensitas latihan sehingga mereka bisa pulih,” imbuhnya.