Rhoma Irama tak hanya dikenal sebagai raja dangdut di blantika musik Indonesia dan Internasional. Baru-baru ini, dia ikut latah mendirikan partai baru, yakni Idaman yang merupakan singkatan dari ‘Islam Damai Aman’.

Partai Idaman baru saja diperkenalkan oleh Rhoma Irama pada Sabtu, 11 Juli 2015. Menurut penuturan Luthfi Zubaid selaku Sekretaris Jenderal ‘Fahmi Tamami’, ormas Islam bentukan sang raja dangdut, Idaman merupakan partai nasionalis.

partai idaman rhoma irama
Deklarasi Partai Idaman besutan Rhoma Irama (doc/tribunnews)

“Lihat saja slogan partai ini yang menampilkan citra Islam yang rahmatan lil ‘alamin dan ikut membangun Indonesia dengan azas-azas Pancasila. Jadi partai ini punya semua elemen penting,” ucap Luthfi dilansir Teknoflas dari laman Tempo.com , Jumat (10/7/2015).

Partai Idaman bentukan Rhoma Irama seakan mengatakan kepada politikus dan masyarakat Indonesia bahwa ia tidak kapok terjun di dunia politik. Seperti diketahui, pemimpin Soneta Group itu sempat dijanjikan bakal diusung oleh sejumlah partai politik sebagai capres (Calon Presiden).

Saat itu Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) paling ngotor mengusungnya, namun janji tidak ditepati sehingga para penggemar Rhoma mengatakan peristiwa itu sungguh ‘TERLALU’.

Kali ini Rhoma sudah menandatangani akte notaris dan deklarasi perkenalan ke masyarakat umum pada Sabtu, 11 Juli 2015. Dia dan timnya sudah menyampaikan semua berkas yang dibutuhkan untuk pengajuan ke Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia.

Agar Partai Baru bentukan Rhoma Irama bisa terdaftar ke Kementerian Hukum, menurut pengakuan Luthfi, penggemar dan ormas sudah mengumpulkan dana untuk biaya pendaftaran. Rhoma merupakan sosok seniman legendaris di Indonesia dengan basis penggemar yang kuat di pelosok daerah.

Cita-Cita Partai

Lalu, apa yang menjadi cita-cita Partai Idaman bentukan Bang Haji Rhoma Irama?

“Partai Idaman akan menampilkan wajah Islam yang berbeda dari lainnya,” beber Ketua Umum Partai Idaman, Rhoma Irama, di acara peresmian di Jakarta, Sabtu (11/7/2015).

Menurut Rhoma, Islam saat ini lebih banyak dikenal karena ekstremisme dan terorisme. “Partai ini akan menghapus stigma negatif, kami ingin menghilangkan phobia tentang agama Islam,” tambahnya.

Usai memperkenalkan partainya ke khalayak umum, ia akan mendeklarasikan secara resmi pada 17 Agustus 2015, bersamaan dengan perayaan kemerdekan Republik Indonesia ke-70.

Partai Idaman bentukan Rhoma Irama semakin menambah hingar bingar dunia politik Indonesia. Walaupun berkali-kali gagal diusung sebagai capres, raja dangdut ini tidak kapok berpolitik karena sudah malang melintang sejak 1977 lewat Partai Persatuan Pembangunan, juru kampanye Partai Golkar hingga akhirnya ke PKB.