Teknoflas.com – Lazio tak hanya aktif di bursa transfer musim panas dengan mendatangkan sejumlah pemain, namun melepas punggawa yang dianggap surplus. Baru-baru ini gelandang Portugis, Bruno Pereirinha, harus rela angkat kaki dari klub ibukota Roma itu.

Lazio memutuskan untuk mengakhiri kontrak kerjasama dengan pemain yang juga berposisi sebagai bek kanan tersebut, Pereirinha pun dikabarkan tengah menuju Brazil untuk membangun kembali karir profesionalnya.

Bruno Pereirinha
Bruno Pereirinha akhirnya dilepas Lazio.

Pereirinha sudah bergabung ke Biancocelesti – julukan Lazio – sejak Januari 2013. Sayangnya, dia gagal merebut hati pelatih dan mendapat tempat utama. Dia hanya tampil sebanyak 22 laga berseragam biru langit selama dua setengah tahun.

Mantan gelandang Sporting Lisbon itu dikabarkan segera merapat dengan klub Serie A Brasil, Atletico Paranaense, dengan status bebas transfer.

Pihak Lazio sudah mengumumkan pemberhentian kontrak kerjasama lewat akun twitter resmi-nya. Mantan pemain timnas Portugal U21 bahkan dikabarkan sudah menjalani tes medis dengan klub yang bermarkas di Curitiba tersebut.

Sebelum bergabung dengan Lazio, Pereirinha sempat memperkuat Sporting selama beberapa musim. Dia sudah tampil sebanyak 86 laga untuk raksasa Portugal itu di liga domestik dan mencetak dua gol.

Pria kelahiran 2 Maret 1988 ini memiliki nama lengkap Bruno Alexandre Marques Pereirinha. Dia tergolong pemain serbaguna karena bisa menempati posisi gelandang kanan dan beroperasi sebagai wing back kanan.

Meski tiga kali dipinjamkan ke klub lain, Bruno Pereirinha lebih sering tampil bersama Sporting. Dia tampil sebanyak 143 laga di semua kompetisi selama lima musim, mencetak lima gol dan memenangkan tiga gelar domestik termasuk dua Piala Portugis.

Sayangnya, Pereirinha belum pernah mencicipi kesempatan bermain untuk timnas senior Portugal. Padahal dia sering dipanggil oleh timnas junior, yakni memperkuat timnas U19, U20 dan U21.

Selama berkarir sebagai pesepakbola dunia, Pereirinha pernah melakukan tindakan sembrono yang membuatnya dihukum oleh pelatih timnas Portugal U21, Carlos Queiroz. Sewaktu pertandingan melawan Cape Verde di Turnamen Internasional Madeira,

Pereirinha dan Rui Pedro melakukan ‘backpass penalty’ yang berakhir dengan kegagalan, sehingga keduanya pun menerima ganjaran dari sang pelatih, untung saja tim mereka berhasil keluar sebagai pemenang.