Teknoflas.com – Sir Alex Ferguson adalah seorang pelatih bertangan dingin yang sukses mengorbitkan pesepakbola kelas dunia seperti Ryan Giggs, Paul Scholes, David Beckham, Cristiano Ronaldo dan Wayne Rooney. Masih banyak pemain lain belum disebutkan namanya yang pantas mengucapkan rasa terimakasih sebesar-besarnya kepada pria Skotlandia itu.

Menurut pengakuan Rio Ferdinand, pernah ada seorang pemain yang berhasil mencuri perhatian Sir Alex dan mendapat pujian setinggi langit atas talenta alaminya.

Lazio Tepat Untuk Morrison (doc/corrieredellosport.it)
Lazio Tepat Untuk Morrison (doc/corrieredellosport.it)

“Sir Alex pernah berkata padaku, ‘coba lihat anak bernomer 7 itu, talenta terbaik yang pernah saya lihat,’” ucap Ferdinand dilansir Teknoflas.com dari laman Squawka. Pemain yang menerima pujian itu tak lain adalah Ravel Morrison.

Saat ini nama Morrison masih kurang familiar bagi pecinta sepakbola, khususnya Liga Italia Serie A. Dengan talenta alami yang dimiliki, dia sebenarnya bisa menjadi pesepakbola kelas dunia di usia muda.

Sayang, karir profesionalnya justru terhambat lantaran sikap yang tak bisa diatur. Dia pun pergi meninggalkan akademi muda Manchester United di tahun 2012 dan bergabung ke West Ham. (Baca: Neville Sebut Morrison Lebih Hebat Dari Pogba)

Morrison punya bakat alami yang diinginkan pesepakbola muda, yakni visi, kecepatan, keseimbangan, dribel dan skill. Semuanya sulit berkembang akibat tingkah laku buruk di dalam dan luar lapangan.

Di tahun 2013 silam, sempat terdengar rumor bahwa Morrison akan dipanggil memperkuat timnas Inggris senior. Namun telepon tak kunjung berdering dan karir di atas lapangan terus menurun hingga bermain untuk tim cadangan. West Ham pun lelah dengan tingkahnya dan memutus perjanjian kontrak lebih cepat.

Lazio bersedia menyelamatkan karir profesionalnya. Morrison menandatangani perjanjian pra kontrak di awal tahun 2015 dan sudah berlatih dengan skuad asuhan Stefano Pioli jelang kompetisi baru.

Dalam dua pertandingan ujicoba, Morrison kembali memperlihatkan talenta alaminya dan sukses mencuri hati para suporter. Dia pun disandingkan dengan mantan legenda Lazio yang juga berasal dari Inggris, Paul Gascoigne.

Morrison masih muda dan punya banyak kesempatan untuk kembali menata karirnya. Lazio adalah pelabuhan tepat untuk membangun masa depan, sekaligus menutup masa lalu kelam di sepakbola Inggris.

Kesempatan bermain di Liga Champions dan memperkuat salah satu tim terbaik Serie A merupakan kesempatan bagus untuk Morrison. Jika ia mampu mengubur perilaku buruk dan konsentrasi pada sepakbola, maka pujian dari Sir Alex Ferguson memang benar apa adanya.