Teknoflas.com – Kegagalan Lazio lolos ke babak grup Liga Champions 2015/16 membuat para fans ‘menyerang’ presiden klub, Claudio Lotito, di dunia maya. Mereka mengkritisi sejumlah kebijakan yang dianggap tak meningkatkan kualitas tim.

Dalam pertandingan menentukan melawan Bayer Leverkusen, pasukan Stefano Pioli harus menyerah dengan skor telak 3-0 di leg kedua, padahal Lazio punya kesempatan lolos usai menang 1-0 di leg pertama.

Claudio Lotito 'diserang' fans Lazio
Claudio Lotito ‘diserang’ fans Lazio

Kekalahan mengecewakan itu membuat barisan fans Lazio ramai-ramai mengkritisi kebijakan bursa transfer Igli Tare dan Claudio Lotito yang dianggap terlalu muda serta tak efektif. Para pemain yang baru direkrut tak memperoleh kesempatan main sejak menit pertama.

Ricardo Kishna menjadi satu-satunya pemain yang tampil sejak menit pertama dan langsung mencetak gol debut Serie A kala menjamu Bologna. Sementara Patric dan Hoedt belum memperoleh kesempatan main satu menit pun. Morrison dan Milinkovic-Savic baru diturunkan pada babak kedua.

Lini depan dikritisi oleh fans karena tak memiliki penyerang handal. Lazio cuma mengandalkan striker rentang cedera, Djordjevic dan si uzur Klose. Memainkan Keita sebagai penyerang tengah dianggap kurang efektif. Artinya, fans meminta sosok penyerang hebat untuk mencetak gol ke gawang lawan. Pada laga versus Leverkusen, pemain-pemain yang tampil menawan musim lalu seperti De Vrij dan Felipe Anderson tak bisa berbuat apa-apa.

Sebenarnya fans Lazio sudah meminta presiden klub untuk memperkuat komposisi tim dengan mendatangkan sejumlah pemain berlabel bintang. Namun kebijakan transfer hanya fokus mengejar talenta muda untuk keperluan investasi di masa depan.

Kegagalan lolos ke Liga Champions 2015/16 memperlihatkan bahwa direksi klub tak siap dan tak serius membangun tim. Hal itulah yang membuat fans kecewa berat dan berharap Lazio bisa bangkit kembali meski hanya tampil di Liga Eropa.