Teknoflas.com – Penggenangan Waduk Jatigede akhirnya resmi dilakukan dan sudah dialiri air. M Basuki Hadimuljono, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), memimpin langsung peresmian initial impounding (pengisian awal) waduk yang terletak di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat itu pada Senin siang (31/8/2015).

Sekitar pukul 11.00 WIB Menteri Basuki yang didampingi Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menekan tombol sirine sebagai simbol pengisian air ke waduk terbesar kedua di Indonesia itu.

penggenangan waduk jatigede
Foto penggenangan Waduk Jatigede (doc/kompas.com)

Acara peresmian tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat seperti Kapolda Jawa Barat, Pangdam III/Siliwangi, Ketua DPRD Jawa Barat Ineu Purwadewi Sundari, Dirjen Sumber Daya Air Kementerian PUPR Mudjianto, Komisi V DPR RI, Kepala BBWS Cimanuk-Cisanggarung Trisasongko Widianto dan Wakil Bupati Sumedang Eka Setiawan. Tak ketinggalan pula perwakilan warga dan tokoh masyarakat setempat.

Penggenangan Waduk Jatigede diyakini dapat mewujudkan beberapa target pemerintah, salah satunya yaitu mengairi lahan persawahan hingga 90.000 hektare. Waduk ini diklaim bakal memiliki sumber air baku berkecepatan 3,5 kubik per detik. Rencananya waduk ini juga akan dimanfaatkan untuk Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) dengan kapasitas hingga 1.110 megawatt.

Dalam acara penggenangan Waduk Jatigede ini, Kepolisian Daerah Jabar menurunkan hingga 587 personel demi pengamanan lokasi.

“Rincian personel pengamanan terdiri atas 155 personel Brimob Polda Jabar, 157 anggota Dalmas Polda Jabar dan 275 anggota Polres Sumedang” ucap Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Sulistyo Pudjo Hartono dilansir Teknoflas.com dari laman metrotvnews.

Waduk Jatigede diyakini bisa menampung 980 juta meter kubik air yang siap untuk memenuhi kebutuhan akan pengairan sawah hingga listrik PLTA. Kepolisian Daerah Jabar sengaja menurunkan personel dalam jumlah besar mengingat rencana penggenangan Waduk Jatigede sempat bakal ditentang oleh sejumlah warga yang mengaku belum memperoleh ganti rugi.