Teknoflas.com – Walaupun penggenangan dan peresmian Jatigede baru saja dilakukan, waduk terbesar di Indonesia saat ini masih dipegang oleh Jatiluhur yang ada Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat.

Keberadaan waduk atau bendungan sangat penting karena bisa dimanfaatkan untuk sejumlah keperluan seperti pengairan sawah, perikanan, pembangkit listik hingga lokasi wisata. Indonesia memiliki beberapa waduk yang terbesar di berbagai pelosok daerah.
Berikut ini lima waduk terbesar di Indonesia yang wajib anda ketahui.

Bendungan Jatiluhur

Bendungan Jatiluhur

Letaknya di Kecamatan Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat (sekitar 9 km dari Purwakarta). Bendungan dibangun oleh kontraktor asal Perancis pada 1957 dan diresmikan 26 Agustus 1967 oleh Presiden Soeharto dengan potensi air 12,9 miliar m3 per tahun. Inilah waduk pertama dan terbesar di Indonesia. Jatiluhur bisa mengairi hingga 242.000 hektar.

Bendungan Jatigede

peresmian waduk jatigede

Letaknya di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat yang sanggup menampung air hingga 980 juta m3. Dengan luas Waduk Jatigede yang mencapai 4.983 hektar membuatnya menjadi salah satu waduk terbesar di indonesia, atau tepat dibawah Jatiluhur di Purwakarta yang memiliki luas 8.300 hektar.

Bendungan Karangkates

Bendungan Karangkates

Letaknya di Desa Karangkates, Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur. Bendungan mulai dibangun tahun 1975 dan butuh dana sekitar Rp 10 milyar agar menjadi Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA). Sekarang ini Karangkates dikenal sebagai objek wisata Taman Wisata Bendungan Karangkates yang ramai kunjungan wisatawan lokal dan mancanegara.

Bendungan Sigura-gura

Bendungan Sigura-gura

Letaknya 23,3 km dari hulu Sungai Asahan, Sumatera Utara. Selain menjamin ketersediaan volume air, bendungan ini juga menghasilkan energi listrik dengan kapasitas daya 1868 GWH per tahun. Sigura-gura mulai dibangun pada tahun 1978 dan butuh waktu tiga tahun hingga akhirnya selesai pada tahun 1981.

Bendungan Batutegi

Bendungan Batutegi

Salah satu waduk terbesar di Indonesia yang Letaknya di Kabupaten Tanggamus, Lampung dan dibangun dari dana APBN serta bantuan dari Japan Bank for International Cooperation. Selain berfungsi sebagai penyedia bahan baku untuk air minum, bendungan ini juga berfungsi sebagai pembangkit listrik. Batutegi diresmikan oleh Presiden Megawati Soekarnoputri dengan volume normal 687,767 juta m3 dan meningkat jadi 859,827 juta m3 saat banjir datang.