Teknoflas.com – Bursa transfer musim panas 2015 resmi ditutup, AC Milan tak hanya merekrut sejumlah pemain namun turut kehilangan pemain-pemain potensial yang gagal direkrut. Jackson Martinez, Axel Witsel dan Roberto Soriano gagal berlabuh, tetapi penyesalan terbesar yaitu tak bisa mendatangkan Geoffrey Kondogbia.

Pemain Prancis itu sudah dibidik sebelum jendela transfer dibuka, begitu pula dengan penyerang Porto, Jackson Martinez. Wakil Presiden sekaligus pakar transfer AC Milan, Adriano Galliani, dengan penuh percaya diri mengumumkan proses negosiasi kedua pemain tersebut hampir final.

Bertolacci Tak Sehebat Kondogbia?
Bertolacci Tak Sehebat Kondogbia?

Namun apa yang terjadi? Negosiasi Geoffrey Kondogbia dan Jackson Martinez gagal terwujud. Martinez justru setuju bergabung ke Atletico Madrid, sementara Kondogbia malah bergabung ke rival sekota, Inter Milan.

Kegagalan merekrut Kondogbia bakal bikin Galliani menyesal. Mengapa? Kondogbia merupakan sosok gelandang komplit yang jago dribel, mengoper bola dan petarung di lini tengah. Ia tampil fenomenal musim lalu kala melawan Juventus di babak perempat final Liga Champions 2014/15.

Dilansir Teknoflas.com dari laman Bleacherreport, kelemahan Kondogbia yaitu kurang haus gol. Namun mengingat usianya yang masih muda, ia masih bisa berkembang untuk menutupi kekurangan itu. Jika mampu berkembang sebagai pencetak gol, ia bisa menyentuh level Arturo Vidal, Yaya Toure dan Paul Pogba.

Kondogbia merupakan sosok gelandang yang dibutuhkan AC Milan. Meskipun sudah mendatangkan Bertolacci sebagai pengganti alternatif, namun harga €20 juta yang dibayarkan terlalu mahal. Eks Genoa itu memang masih muda, bertalenta dan masih bisa berkembang, tetapi tak bakal menyentuh atau melebihi Kondogbia.

Kedatangan seorang gelandang seperti Kondogbia mungkin saja memberi warna baru di lini tengah AC Milan, sama seperti yang dilakukan Vidal saat gabung ke Juventus pada 2011. Sekarang semuanya tergantung pada hasil racikan pelatih Miha untuk menciptakan lini tengah yang solid.