Teknoflas.com – Selama menguasai daratan Eropa, Nazi pimpinan Adolf Hitler telah menjarah harta berupa perhiasan emas dan perak yang tak terhitung jumlahnya. Semua yang dirampas dari para tahanan lalu dilebur menjadi emas batangan dan disimpan di lokasi rahasia.

Saat Nazi ditaklukkan, semua asetnya sengaja dihilangkan agar tak jatuh ke tangan lawan. Ada yang berupa kereta serba emas hingga peti-peti harta yang dibuang ke danau. Sebagian harta Nazi berhasil ditemukan di gua-gua, namun jumlah yang masih raib tidak terhitung nilainya.

Dimanakah harta karun Hitler berada?
Dimanakah harta karun Hitler berada? (doc/telegraph.co.uk)

Berikut ini tiga harta karun berharga milik Nazi yang masih misterius keberadaannya.

1. Kereta Emas

Tentara Nazi sempat menyembunyikan kereta yang dipenuhi emas di kawasan Walbrzych. Walaupun Perang Dunia II sudah berakhir sekitar 70 tahun lalu, pemerintah Polandia tetap berusaha mencarinya. Selain mencari emas, Polandia ingin kembali menemukan pusaka negara mereka yaitu Amber Room, ruangan yang terbuat dari emas.

Baru-baru ini 2 pemburu harta karun menemukan lokasi yang diduga tempat kereta emas disembunyikan. Menurut Pejabat Kementerian Kebudayaan Polandia, Piotr Zuchowski, radar telah mengambil gambar pencitraan di sebuah bunker yang letaknya di luar kota Wroclaw. Ia yakin kereta itu disembunyikan di sana namun khawatir dengan ranjau yang dipasang tentara Nazi.

2. Peti Harta Di Dasar Danau

Pemerintah Jerman pada tahun 2013 menyetujui tawaran seorang peneliti asal Israel untuk mencari harta karun milik Nazi yang bernilai miliaran dolar dalam bentuk emas batangan. Konon harta tersebut dibuang ke sebuah danau dekat Kota Berlin. Diperkirakan ada 18 peti berisi platinum dan emas.

Kini nilai keseluruhan harta yang belum ditemukan itu sudah mencapai 1 miliar poundsterling atau lebih dari Rp14,8 triliun. Emas dan platinum itu merupakan hasil jarahan Hermann Goering (deputi Hilter) dari bank Polandia saat Nazi menyerbu negara tersebut pada tahun 1939.

3. Partitur Musik Jadi ‘Kunci Rahasia’ Harta Karun

Seorang arkeolog Leon Giesen yang terinspirasi dari partitur musik karya Gottfried Federlein melakukan 3 penggalian harta karun di dekat Mittenwald yang berbatasan dengan Austria. Leon melakukan hal ini karena lembaran musik tersebut mengandung diagram “rel kereta api” yang pernah melewati wilayah Mittenwald sekitar tahun 1940-an.

Konon kereta itu memuat emas milik Adolf Hitler yang sengaja dilarikan untuk dikubur sehingga tak dijarah oleh musuh. Agar lokasi rahasia penimbunan emas tetap aman, Hitler perintahkan Martin Bormann (asisten pribadinya) untuk membuat petunjuk yang disisipkan pada kertas musik atau partitur.