Teknoflas.com – Siapa saja anggota DPR yang turut hadir di kampanye Donald Trump? Seperti diketahui, Setya Novanto dan Fadli Zon ramai-ramai dilaporkan oleh sejumlah anggota DPR ke Mahkamah Kehormatan Dewan karena tertangkap kamera hadir dalam jumpa pers bakal calon Presiden Amerika Serikat.

Tak hanya kedua pimpinan DPR tersebut, masih ada anggota lainnya yang turut hadir yakni seorang staf khusus presiden dan anggota dari PDI Perjuangan. Menyikapi hal tersebut, Budiman Sudjatmiko, menyatakan kehadiran dua pejabat negara itu tidak etis mengingat acara itu merupakan bentuk dukungan Donald Trump sebagai The Next President. (Baca: Siapa Donald Trump? 5 Fakta Kehidupan Sang Jutawan Amerika)

Setya Novanto dan Fadli Zon di kampanye Donald Trump
Setya Novanto dan Fadli Zon di kampanye Donald Trump

“Hari Senin ini kami menghadap ke Mahkamah Kehormatan Dewan soal indikasi pelangagran etika oleh pimpinan DPR karena menghadiri jumpa pers Donald Trump, salah satu bakal calon presiden Amerika Serikat dari Partai Republik,” kata Budiman kepada BBC Indonesia, Senin (7/9/2015).

Budiman mengatakan bahwa, Donald Trump memperkenalkan Setya Novanto bukan sebagai mitra bisnis melainkan Ketua DPR. Akibat tindakan tak terpuji itu, politisi PDIP itu menyarankan Setya Novanto dan Fadli Zon menon-aktifkan diri dari jabatannya untuk sementara waktu guna menghindari konflik kepentingan selama diperiksa oleh Mahkaham Kehormatan Dewan. Selain ketua dan wakil, siapa saja anggota DPR yang hadir di Kampanye Donald Trump?

Menurut anggota DPR dari Golkar, Ali Mochtar Ngabalin, kehadiran Setya Novanto dan Fadli Zon tak perlu dipersoalkan karena acara yang berlangsung di Trump Tower turut didatangi Nurhayati Ali Assegaf (Partai Demokrat), Satya Widya Yudha (Golkar), Yuliari Batubara (PDIP) dan Roem Kono.

Sebenarnya Rombongan DPR datang ke Amerika Serikat untuk menghadiri Uni Parlemen Internasional. Dalam rombongan negara tersebut juga ada Ketua Komisi III Aziz Syamsuddin (PKS) dan Wakil Ketua Komisi I DPR Tantowi Yahya (Golkar).

Ternyata kunjungan ke negara Amerika Serikat itu diperpanjang, termasuk datang menghadiri acara kampanye Donald Trump tengah mengadakan jumpa pers bakal calon Presiden Amerika Serikat di Tower Trump.