Teknoflas.com – Mengapa penetapan hari raya Idul Adha 2015 antara pemerintah dan Muhammadiyah berbeda? Seperti diketahui, pemerintah melalui Kementerian Agama telah menjatuhkan hari Kamis, 24 september 2015 sebagai 10 Zulhijah 1436 Hijriyah. Lalu bagaimana dengan ormas Muhammadiyah?

Menurut penuturan Sekretaris Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadyah, Ma’rifat Iman, ada sejumlah kriteria yang digunakan sehingga penetapan tanggal kembali berbeda. Jika pemerintah memakai kriteria penampakan hilal atau bulan baru harus di atas 2 derajat, maka Muhammadiyah tidak mewajibkannya.

Penetapan idul adha 2015
Penetapan idul adha 2015

“Muhammadiyah mengusung landasan hisab murni, berapa pun hilal berada di atas ufuk, maka 1 Dzulhijjah nanti malam setelah Maghrib,” ucapnya kepada wartawan saat berada di kantor Kementerian Agama, Jakarta, Minggu (13/9/2015).

Menurut Ma’rifat, pihaknya tak menaruh perhatian besar pada jumlah derajat posisi hilal. Yang terpenting adalah hilang berada di atas ufuk atau 0 derahat lebih bahkan horizon.

Saat ini titik posisi hilal masih sekitar setengah derajat. Ma’rifat mengatakan posisi hilal di Indonesia terbelah menjadi dua, ada yang mencapai sekitar 0,37 derajat dan ada yang berada di bawah nol derajat.

Ma’rifat kembali menegaskan bahwa Muhammadiyah tidak selalu berbeda dengan penetapan pemerintah. Apabila titik hilal berada di atas dua derajat, maka Muhammadiyah dan pemerintah akan bersamaan menetapkan serta merayakan hari raya Idul Adha.

Menurut Ma’rifat, Muhammadiyah tidak mempermasalahkan dan menghormati perbedaan.

“Tidak ada masalah sama sekali. Yang terpenting Muhammadiyah mengimbau pada internal warga Muhammadiyah,” ungkapnya.

Ma’rifat pun mengakui jika ada warga Islam Indonesia yang sangat fanatik terhadap Arab Saudi. Contoh, saat pemerintah Arab Saudi menetapkan hari ini sebagai Idul Adha, maka mereka pun mengikutinya.

“Muhammadiyah sama dengan Arab Saudi di tahun-tahun sebelumnya. Saudi dengan konsep rukyat, sementara Muhammadiyah dengan hisab,” ucapnya.

Jadi hari raya Idul Adha 2015 jatuh pada tanggal 23 September untuk Muhammadiyah, sedangkan 24 September untuk pemerintah. Meskipun berbeda, tak ada yang perlu diperdebatkan begitu panjang.