Teknoflas.com – Dalam beberapa musim terakhir, prestasi AC Milan turun drastis dan kerap dihuni sejumlah masalah klasik dalam perekrutan pemain. Sejak musim 2005 hingga 2015, ada lima pemain yang tak pernah disukai fans karena performa mengecewakan, masalah pribadi hingga cedera parah.

1. Yoann Gourcuff

Gourcuff

Sempat disebut ‘The Next Zinedine Zidane’, pemain Prancis ini justru melempem bersama AC Milan. Dalam dua musim tak bisa menembus tim inti dan terpaksa pulang kampung untuk menyelamatkan karir. Menurut pengakuan Maldini, penyebab utama kegagalan Gourcuff karena tak bisa beradaptasi dengan lingkungan sekitar dan bersikap malas.

2. Mancini

mancini

Sempat meledak bersama AS Roma, ternyata Mancini gagal bersama klub barunya, Inter Milan. Dalam 18 bulan, pemain kelahiran Brazil itu hanya tampil 17 laga sebelum akhirnya gabung ke AC Milan berstatus pinjaman. Sayangnya, Mancini kembali gagal unjuk gigi dan hanya tampil 7 laga saja.

3. Ricardo Oliveira

oliveira

Direkrut sebagai pengganti Andriy Shevchenko yang hijrah ke Chelsea. Oliveira diboyong AC Milan dengan mahar €17.5 juta dari Real Betis dan berstatus sebagai top skor La Liga 2004/05. Pemain Brazil ini hancur total di Italia, hanya sanggup mencetak 2 gol dari 25 laga. Pihak klub rugi besar saat melepasnya kembali ke Spanyol.

4. Philippe Senderos

senderos

Dilansir Teknoflas.com dari laman Bleacherreports, Senderos datang sebagai pinjaman Arsenal dengan opsi permanen di akhir musim. Mirisnya pemain timnas Swiss ini menderita cedera parah, padahal baru gabung dua minggu. Meski pulih dari cedera, Senderos gagal menembus skuat utama dan AC Milan enggan merekrutnya secara permanen.

5. Christian Vieri

vieri

Walaupun berstatus sebagai legenda Inter Milan, karir Vieri harus berakhir tragis. Sempat dipuja oleh tifosi Nerazzurri, Vieri terpaksa pindah ke AC Milan demi menyelamatkan karirnya yang kian meredup. Harapan bangkit bersama Rossoneri dan mengejar satu tempat di Piala Dunia 2006 akhirnya gagal total. Ia hanya mencetak 2 gol dari 14 laga dan terpaksa pindah ke AS Monaco di pertengahan musim.