worry-distress.jpg

Teknoflas.com – Jika anda pernah merasa jantung berdebar-debar karena hal yang tidak jelas, anda patut waspada. Sebab, bisa jadi anda merupakan salah satu pengidap gangguan kecemasan.

Seorang psikiatri bernama Suryo Dharmono mengatakan ada beberapa jenis gangguan cemas yang bisa dialami oleh manusia. Seperti panik, fobia, dan obsesif kompulsif atau yang biasa disebut OCD.

Menurut Suryo, gangguan panik adalah yang paling banyak diderita di masyarakat dari keempat gangguan kecemasan tersebut. Gejalanya, kata Suryo, seperti sesak nafas, mau pingsan, namun jika diperiksa secara medik tidak ada masalah. Setelah dievaluasi, ternyata gejala panik disebabkan oleh psikis sosial.

Biasanya, gangguan panik tidak memiliki stressor atau pemicu ketia penderitanya merasakan gangguan ini. Karena pada umumnya, kecemasan biasa terdapat stressor yang menimbulkan rasa cemas itu muncul. Jika panik, hal tersebut tidak jelas mengapa. Suryo menambahkan bisa saja tiba-tiba berdebar-debar sampai ada perasaan mau pingsan berkali-kali bahkan mauk akses ke UGD.

Ada satu lagi, yaitu gangguan fobia. Salah satunya adalah fobia sosial. Mereka sering merasa berdebar ketika menghadapi situasi sosial, tidak dapat berbicara, cemas, bahkan panik berlebihan.

Kecemasan berulang merupakan tanda dari obsesif kompulsif. Seperti mencuci tangan berulang-ulang setelah memegang sesuatu yang tidak disukai.

Gangguan cemas umumnya diderita oleh orang yang berusia 18-25 tahun. Namun, tidak menutup kemungkinan bahwa anak-anak juga dapat mengalaminya. Gangguan cemas dapat diminimalkan bahkan dipulihkan. Walaupun demikian, gangguan cemas dapat kambuh sewaktu-waktu.