Teknoflas.com – Ratusan pendaki panik ketakutan mengetahui Gunung Barujari meletus mendadak saat tengah asyik menikmati pemandangan alam. Akibatnya, Kepala Resort Sembalun, Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) Zulfahri langsung mengirim tim evakuasi demi meminimalisir jatuhnya korban jiwa dari bencana alam ini.

image
Foto Gunung Barujari Meletus Mendadak

Berdasar keterangan saksi sekitar lokasi, Gunung Barujari meletus pada jam 10.45 WITA dengan mengeluarkan material debu dan asap tebal. Sejauh ini belum diketahui apakah ada kemungkinan keluarnya awan panas.

Barujari selama ini dikenal sebagai anak dari Gunung Rinjani di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat. Sejak letusan pertama jelang siang hari, hingga kini masih ada debu dan asap dalam skala yang lebih kecil. Meskipun demikian, jalur pendakian sudah resmi ditutup demi mengantisipasi kejadian tak terduga.

Menurut penuturan Zulfahri, kepulan asap pada letusan pertama tak begitu besar namun tim evakuasi langsung dikerahkan secepat mungkin demi menyelamatkan ratusan pendaki, termasuk mereka yang tengah berada di Danau Segara Anak.

Tim evakuasi dari Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) melaksanakan tugasnya dari jalur pendakian Torean, Kabupaten Lombok Utara yang dinilai lebih aman dari dampak letusan berupa debu dan asap. Sementara itu jalur pendakian yang resmi ditutup yakni Senaru, Sembalun dan Timbanuh.

Selain memperhatikan keselamatan pendaki, pihak TNGR juga telah memperingati panitia acara keagamaan Mulang Pekelem untuk mengantisipasi situasi. Peristiwa Gunung Barujari meletus mendadak telah mengejutkan para pendaki yang sebagian besar wisatawan. Hingga berita diturunkan, belum ada laporan yang terluka.