gubernur-malutTeknoflas.com – Gubernur Maluku Utara, Abdul Gani Kasuba, dijadwalkan melantik Penjabat Bupati Pulau Morotai, Yahya Hasan setelah SK-nya dikeluarkan Kemendagri untuk menggantikan Rusli Sibua yang terjerat kasus suap mantan Ketua MK Akil Mukhtar.

Karo Humas dan Protokoler Pemprov Maluku Utara, Salmin Janidi di Ternate, Senin, mengatakan, Gubernur Abdul berencana untuk melantik Yahya Hasan sebagai Penjabat Bupati Pulau Morotai pada 2 November 2015.

Yahya Hasan merupakan mantan Kepala Satpol PP yang diusulkan bersama Kepala Bappeda Maluku Utara, Syamsuddin Banyo.

Hanya saja, Kemendagri lebih memilih Yahya ketimbang Syamsudin yang diprioritaskan Gubernur Abdul untuk menjadi Penjabat Bupati Pulau Morotai.

Sebenarnya, Gubernur Abdul mengusulkan satu calon Penjabat Bupati Pulau Morotai lainnya yakni Yahya Hasan Selang.

Namun, Yahya ditolak sejumlah komponen bangsa di Morotai dengan alasan bukan putra asal Morotai.

Desakan penolakan kehadiran Yahya terbukti setelah Himpunan Pelajar Mahasiswa Morotai (Hippmamoro) dan Solidaritas Rakyat Morotai, melakukan aksi unjuk rasa pada Senin(26/10).

Mereka menggelar aksi unjuk rasa di depan halaman kantor Bupati maupun DPRD Morotai.