Teknoflas.com – Aktivitas Gunung Bromo mengalami peningkatan sejak Kamis (12/11/2015) dan terdengar suara gemuruh cukup keras. Kini BMKG Juanda menyebut gunung di Jawa Timur itu berstatus waspada seiring dengan keluarnya asap putih menggempul di bagian puncak.

image
aktivitas Gunung Bromo status waspada

Guna menghindari segala kemungkinan terburuk maka Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TN BTS) mengeluarkan peringatan kepada wisatawan untuk tidak sama sekali mendekati daerah kawah karena mengancam keselamatan nyawa.

Menurut Kepala TN BTS, Ayu Dewi Utami, pihaknya telah memasang rambu-rambu peringatan kepada wisatawan yang melarang kegiatan naik ke kawah di 4 pintu dan batas tangga kawah Gunung Bromo. Walaupun sudah mengeluarkan larangan keras, wisatawan tetap dibolehkan menikmati wahana lainnya.

Meski aktivitas Gunung Bromo meningkat, para wisatawan yang sudah terlanjur datang tetap boleh menikmati sejumlah pemandangan alam seperti matahari terbit (sunrise) dan matahari terbenam (sunset). Selain itu, mereka boleh datang melihat langsung kawasan coban ranu, savana dan pasir berbisik. Syarat utamanya yaitu tak boleh mendekati kawah dalam radius satu kilometer.

Demi mencegah adanya wisatawan yang nekat mendekati lebih jauh ke atas, Kepala TN BTS telah mengerahkan 10 petugas jaga bergilir di sekitar kawah. Mereka bertugas memantau dan melarang wisatawan bandel agar tidak nekat meneruskan pendakian hingga radius satu kilometer ke arah puncak kawah.

Hingga kini Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) dan pihak terkait terus memantau peningkatan aktivitas Gunung Bromo yang mulai hidup sejak Kamis malam kemarin.