Teknoflas.com – Selama ini sebagian kaum pria punya pemikiran berbeda soal penurunan kadar testosteron yang lebih banyak dikaitkan pada berkurangnya hasrat seksual. Padahal masih ada beragam gejala fisik yang memperlihatkan tubuh kekurangan testosteron atau biasa dikenal dengan istilah media hipogonadisme.

image
8 gejala kekurangan testosteron

Seperti dilansir dari penuturan Dokter Spesialis Andrologi Nugroho Setiawan, ada sejumlah gejala fisik yang menandakan tubuh pria kekurangan testosteron yakni:

1. Pria mengalami penurunan frekuensi ereksi atau dikenal dengan sebutan disfungsi ereksi.

2. Peningkatan resiko patah tulang karena penurunan bone mineral density.

3. Penurunan daya tahan tubuh sehingga pria lebih gampang jatuh sakit.

4. Penurunan massa dan kekuatan otot.

5. Penurunan kekuatan fisik sehingga cepat capek dan lelah.

6. Sulit berkonsentrasi dalam melaksanakan beragam kegiatan.

7. Timbunan lemak meningkat drastis, biasanya ditandai dengan perut membuncit.

8. Sering merasa tertekan, stres atau depresi.

Semua gejala di atas sebagian besar menimpa pria dewasa, namun tidak menutup kemungkinan diperlihatkan saat berusia remaja sebagaimana terungkap dari hasil studi terbaru. Kekurangan testosteron pada tubuh tentu berdampak langsung bagi kehidupan seksual dan kegiatan sehari-hari.

Oleh karena itu, sebaiknya mengetahui semua gejala kekurangan testosteron sejak dini guna menghindari beragam efek tak diinginkan. Adapun pencegahan yang bisa dilakukan oleh kaum pria yaitu rajin olahraga, makan sehat dan banyak minum air.