Teknoflas.com – Kekurangan kadar testosteron seharusnya tak perlu ditakuti oleh kaum pria meskipun berdampak buruk bagi kesehatan tubuh dan kehidupan seksual. Sejumlah ahli kesehatan sudah melakukan berbagai macam penelitian untuk mengatasinya yakni lewat jalur pengobatan medis.

image
pengobatan kekurangan kadar testosteron

Terapi sulih testosteron merupakan pengobatan efektif untuk pria kekurangan kadar testosteron atau hipogonadisme, sebagaimana dilansir dari penuturan Dokter Spesialias Andrologi Nugroho Setiawan. Terapi itu dilakukan dengan cara mengonsumsi pil obat yang mengandung hormon testosteron.

Meski dianggap salah satu metode pengobatan efektif, namun belum cukup ampuh pada sebagian kasus. Mengapa demikian? Zat testosteron yang terkandung dalam pil obat ternyata hanya menuju organ hati, bukan lewat sirkulasi darah. Dengan begitu, fungsi utama dari pil itu tidak tersalurkan dengan baik atau berkurang.

Oleh karena itu, Dokter Nugroho menyarankan metode injeksi undecanoate yang hingga kini dianggap sebagai obat medis paling bagus dan ampuh. Obat resmi injeksi undecanoate testosteron tersedia untuk kebutuhan khusus yang mana penggunaan dibawah pengawasan dokter.

Dibandingkan terapi sulih testosteron, metode injeksi undecanoate dapat meresap dengan baik melalui aliran darah sehingga lebih efektif dongkrak kadar testosteron di dalam tubuh hingga mencapai 89 persen. Pria yang memilih metode injeksi undecanoate harus menjalaninya selama 6-8 bulan.

Metode ini harus dibawah pengawasan langsung dari dokter. Perkembangan pasien dipantau secara rutin demi mencegah kelebihan atau kekurangan kadar testosteron. Sebenarnya, apa sih yang dimaksud hipogonadisme atau kekurangan kadar testosteron?

Ini bisa dikatakan sebagai ketidakmampuan testis dalam memproduksi jumlah normal spermatozoa dan testosteron fisiologis. Dengan demikian, berdampak langsung pada penurunan hasrat seksual, disfungsi ereksi, tulang keropos, resiko diabetes, depresi hingga penurunan kekuatan fisik.