the-blue-city-of-chefchaouen-in-morocco-oc--40996

Teknoflas.com – Setiap orang memiliki tempat idaman untuk dikunjungi. Dengan deskripsi yang spesifik, terkadang kota idaman tersebut semacam imajinasi saja. Bagi anda yang pernah mengidamkan kota idaman romantis bahkan berwarna biru, anda perlu mengunjungi Chefchaouen.

Sebuah kota di barat laut Maroko yang terkenal dengan arsitektur kotanya yang berwarna biru terang patut anda pertimbangkan. Dengan gaya vintage, kota ini bahkan mirip dengan kota di film Avatar.

Dikutip dari House Beautiful, Chefchaouen disingkat dengan Chaouen. Kota ini disebut demikian karena kota di pegunungan ini menyerupai tanduk kambing. Chefchaouen sendiri memiliki arti lihatlah tanduk itu.

Warna biru yang terdapat di kota ini bukan serta merta karena penduduknya sangat menyukai warna biru, namun menjadi tradisi yang ada di dalamnya. Selama abad ke-15 inkuisisi Spanyol, kaum sephardim Yahudi berlindung di kota ini. Mereka pun mengecat rumahnya dengan menggunakan bubuk berwarna biru. Kemungkinan ini disebabkan karena biru dalam agamanya melambangkan warna suci.

Salah satu hal yang berlaku di kota ini adalah mobil tak diperbolehkan ada di jalan-jalan sempit. Penduduknya pun menjual barang-barang di pasar terbuka, sebuah pasar tradisional. Pigmen atau cat bubuk berwarna biru ini juga dijual di pasar setiap musim semi tiba. Cat ini dijual agar penduduk bisa mewarnai kembali rumahnya.

Saat ini, kota kecil yang mirip kota kuno ini sudah menjadi salah satu tujuan wisata para wisatawan asing. Kota ini juga menjadi tujuan belanja yang populer. Penduduknya banyak yang menjual wol, pakaian dan selimut tenun. Selain itu, kota ini juga terkenal dengan keju kambingnya.