2

Teknoflas.com – Amerika mendapat predikat negara yang memiliki penduduk yang mengidap diabertes tertinggi, disusul posisi kedua oleh Singapura. Berdasarkan IDF, hampir 11 persen warga AS yang berusia antara 20 sampai 79 tahun pengidap diabetes. Sedangkan negeri marlion diprediksi sekitar 10,5 persen penduduknya mengidap diabetes.

Dengan jumlah yang demikian, tentu menjadi masalah besar di AS. Para ahli mengatakan, tingginya jumlah pengidap diabetes di AS sebagian besar adalah pengidap diabetes tipe 2. Kondisi tersebut berhubungan erat dengan obesitas.

CEO IDF, Petra Wilson, meminta agar pemerintah melakukan tindakan, termasuk memberlakukan pajak pada makanan dan minuman tidak sehat untuk menekan tingginya angka obesitas.

Ketika tingkat diabetes tipe 2 meningkat di seluruh dunia, kita perlu tindakan pencegahan,” ungkap Wilson.

Tidak hanya di AS, IDF meminta pemerintah setiap negara mencari solusi guna menciptakan lingkungan yang sehat, menerapkan kebijakan fiskal pada makanan tidak sehat, dan menggunakan pendapatan yang terkumpul untuk mencegah dan mengelola semua jenis diabetes.

Senasib dengan AS dan Singapura, Malta menduduki posisi ketiga dengan sekitar sepuluh persen dari populasi negara, didagnosis mengidap diabetes.

Berbeda dengan tiga negara sebelumnya, Lithuania adalah negara maju dengan prevalansi diabetes terendah, hanya 4 persen. Inggris dan Irlandia, keduanya hampir 4,5 persen, dan Australia (5 persen), juga masuk dalam kategori sepuluh negara berkembang dengan prevalansi diabetes terendah.

Berikut daftar negara pengidap diabetes tertinggi di dunia:

1. Amerika Serikat: 10.75 persen
2. Singapur: 10,53 persen
3. Malta: 9,92 persen
4. Portugal: 9,86 persen
5. Republik Siprus : 9,55 persen
6. Andorra: 8,52 persen
7. Slovenia: 7,77 persen
8. Slowakia: 7,76 persen
9. Spanyol: 7,7 persen
10. Israel: 7,46 persen

Sedangkan urutan negara yang memiliki pengidap diabetes terendah:


1. Lithuania: 3,97 persen
2. Estonia: 4,37 persen
3. Irlandia: 4,39 persen
4. Swedia: 4,7 persen
5. Luksemburg: 4,73 persen
6. Inggris: 4,73 persen
7. Australia: 5,06 persen
8. Belgia: 5,09 persen
9. Italia: 5,12 persen
10. Mesir: 5,16 persen