Teknoflas.com – Roberto Mancini sosok paling ngotot meminta pihak direksi Inter Milan segera menyelesaikan proses negosiasi transfer João Miranda de Souza Filho dari Atletico Madrid. Ia sadar betul dengan potensi bek tengah itu meski jarang mendapat tempat utama di skuat asuhan Diego Simeone pada musim 2014/15. Usai memperoleh lampu hijau dari petinggi klub, Mancini langsung meminta Piero Ausilio segera ‘deal’ kesepakatan.

image
Ini cara Inter Milan rebut Miranda dari Atletico Madrid

Tak mudah bagi Direktur Olahraga Inter Milan, Piero Ausilio, menyelesaikan kesepakatan transfer dan meyakinkan sang pemain agar mau pindah ke Italia. Meskipun Miranda kerap menghangatkan bangku cadangan Atletico Madrid di musim lalu, masih banyak klub besar Eropa yang berminat padanya termasuk Chelsea.

Jose Mourinho paling ngotot rekrut Miranda karena sudah mengenal karakteristik sang pemain sewaktu masih menukangi Real Madrid. Demi memenangi persaingan dari Inter Milan, Mourinho tawari gaji per pekan yang sangat menggoda. Namun Miranda bukan sosok pemain yang hanya mengincar uang melainkan kesempatan main lebih banyak.

Ausilio coba meyakinkan Miranda bahwa kepindahan ke Inter Milan merupakan keputusan tepat karena memenuhi kebutuhan strategi Mancini. Pelatih Italia itu pun siap mengusungnya sebagai bek utama dan waktu bermain lebih banyak jika cepat beradaptasi. Miranda sempat ragu, namun pelatih Simeone turut bantu Ausilio meyakinkan bek berkepala plontos itu pindah ke Italia.

Usai berhasil meyakinkan Miranda, Inter Milan pun segera menyelesaikan kesepakatan transfer dengan Atletico Madrid. Dengan keyakinan baru untuk tampil lebih banyak di tim utama, Miranda pindah dengan gaji 2,5 juta euro per musim seperti dilansir teknoflas.com dari TMW. Bayaran tersebut cukup besar untuk pemain berusia 31 tahun, namun kualitasnya di lapangan tak perlu diragukan.

Hingga pekan ke-15 Seri A 2015/16, Miranda menjadi salah satu pemain terbaik Inter Milan. Ia sosok pemain elegan dan bertenaga kuda yang kaya pengalaman sebagai bek papan atas dunia. Miranda memberi inspirasi bagi Jeison Murillo yang kini namanya mulai dikenal sebagai salah satu bek terbaik Eropa.