Teknoflas.com – Penangkapan artis NM dan PR oleh Petugas Direktorat Tindak Pidana Umum (Dittipidum) Bareskrim Polri mengejutkan netizen. Kasus prostitusi artis ternyata masih terus digeluti meski harga tarif kencan selangit. Konsumen yang ingin mencicipi harus rela mengeluarkan uang sekitar Rp 50 juta – Rp 120 juta. Tak heran jika bisnis ini hanya mengincar kaum berduit saja.

image
tarif artis NM dan PR

Menutur hasil penyelidikan, Kombes Umar Fana menyebut tarif kencan short time atau tiga jam mencapai angka Rp 50 juta. Angka itu masih tergolong murah tergantung dari sang popularitas sang artis. Untuk nama-nama yang sudah tidak asing di telinga, konsumen harus bayar sekitar Rp 120 juta hanya short time saja.

Proses penangkapan artis NM dan PR saat tengah beraksi ternyata memakan waktu cukup lama. Seorang anggota polisi harus menyamar sebagai seorang konsumen agar lebih mudah mendekati dua muncikari yakni O dan F. Muncikari O kerja di sebuah klub malam hotel mewah, ia bertugas mencari konsumen.

O bisa dihubungi via WhatsApp yang kemudian mengirimkan foto-foto artis wanita yang bisa di-booking. Usai menemui kata kesepakatan, O menghubungi muncikari F yang berprofesi sebagai manajer artis. Jika tidak ada lagi halangan negosiasi, transaksi pun bisa berlanjut ke tahap pembayaran.

Sebelum menikmati artis NM dan PR, konsumen harus membayar sebagian uang via transfer. Sisa pembayaran diberikan kepada sang artis usai ‘dipakai’. Proses pemesanan seperti ini ternyata sudah berlangsung lama dan kerap diberlakukan kepada semua konsumen tanpa terkecuali.

Penangkapan artis NM dan PR pada Kamis (10/12/2015) telah mengejutkan semua pihak, termasuk netizen. Sosial media ramai dengan pemberitaan sosok dua artis wanita yang diamankan oleh polisi dari sebuah hotel mewah sekitar Jakarta Pusat.