Teknoflas.com – Dalam empat tahun terakhir AC Milan dilatih oleh empat pelatih utama dengan latar belakang berbeda. Allegri, Seedorf, Inzaghi dan Mihajlovic saling bergantian memegang kursi allenatore yang tak kunjung mendapat jawaban pasti. Tak ada perubahan yang berarti, tim milik Silvio Berlusconi tetap memble di Seri A.

image
Berlusconi berani pecat Galliani dari AC Milan..?

AC Milan sudah mencoba semuanya, namun hasilnya tetap sama seperti musim lalu. Performa pemain jelek, bahkan lebih buruk lagi di bawah standar. Rossoneri punya solusi untuk mengatasi permasalahan kacau balau seperti ini, yakni menyalahkan pelatih sepenuhnya alias pemecatan. Masa depan Mihajlovic berada di ujung tanduk, pemecatan segera terwujud jika gagal bawa tim meraih kemenangan.

Penampilan buruk bukan saja akibat pelatih, pemain ataupun lawan yang semakin tangguh, melainkan pihak yang membangun AC Milan dalam empat tahun terakhir yakni Adriano Galliani. Sang General Manager ini tak hanya bertanggung jawab dalam proses rekrut pemain anyar, melainkan pelatih.

Dalam beberapa musim sebelumnya, AC Milan melakukan penghematan bursa transfer hingga akhirnya Berlusconi kembali berinvestasi hampir 100 juta euro pada musim panas 2015 seperti dilansir teknoflas.com dari TMW. Sayangnya, investasi kembali sia-sia karena tak memberi hasil positif. Galliani adalah pihak eksekutif yang mengurusi bursa transfer.

Bisa dikatakan bahwa performa buruk AC Milan bukan pemain atau kebijakan bursa transfer, tetapi semua tergantung dari pelatih. Siapa yang memilih pelatih dalam dua musim terakhir? Galliani. Seharusnya Berlusconi tak perlu terus menyalahkan pelatih, namun meminta rekannya, Galliani, ikut bertanggung jawab.

Sejumlah fans garis keras AC Milan telah menuntut tanggung jawab Galliani sebagai pihak yang membangun skuat dalam beberapa musim terakhir. Akankah Berlusconi mendengar pendapat fans dan berani pecat Galliani?