Teknoflas.com – AC Milan mengambil keputusan tepat untuk berinvestasi pada M’Baye Niang. Di usia masih 21 tahun, pemain Prancis itu sudah pamer talenta hebat sebagai calon penyerang kelas dunia. Sebelum meraih kesuksesan di tahun 2015, Niang sempat dianggap sebagai talenta muda yang gagal berkembang.

image
Niang menggila di AC Milan tahun 2016

Selama mengenakan seragam AC Milan dalam tiga tahun, Niang tak pernah mencetak gol di kompetisi liga. Ia hampir saja ‘terbuang’ jika tak mampu memanfaatkan peluang peminjaman di Genoa musim 2014/15. Di bawah kepelatihan Gian Piero Gasperini, nafsu gol Niang meningkat drastis.

Sering ditempatkan di sisi kiri dalam formasi tiga penyerang (3-4-3), Niang sukses mencetak 5 gol dari 12 laga seperti dilansir teknoflas.com dari Transfermarkt. Prestasi tersebut menggoda AC Milan untuk membawanya pulang kembali ke Milannelo dan dihadiahi perpanjangan kontrak dua tahun. Semakin matang dan percaya diri, mendorong Niang tampil lebih baik di bawah arahan Sinisa Mihajlovic meski akhirnya harus cedera selama tiga bulan di awal pembukaan kompetisi Seri A 2015/16.

Usai dibekap cedera cukup lama, akhirnya Niang diberi kesempatan tampil di Seri A sewaktu AC Milan meladeni Atalanta. Tanda-tanda kebangkitan sang pemain berawal sebagai pahlawan kemenangan atas Sampdoria dengan memborong dua gol. Panen gol kembali berlanjut saat dua kali merobek gawang lawan dalam dua laga Coppa Italia.

Akankah Niang “menggila” di tahun 2016?

Jika melihat hasil latihan jelang penutupan akhir tahun 2015, Niang punya potensi menjadi elemen penting AC Milan mengejar tiket kompetisi Eropa. Mihajlovic merupakan sosok pelatih yang dekat dengan para pemain muda, kebangkitan Niang termasuk hasil tangan dinginnya.

Niang saat ini berada dalam fase siap berjalan menuju puncak. Ia semakin lengkap karena dibekali peningkatan kecepatan, kekuatan dan kesabaran di depan gawang lawan. Kondisi fisik semakin oke, plus ditunjang pemahaman taktik yang jauh lebih baik sebagai pemain sayap ataupun penyerang tengah. Niang semakin padu dengan beragam formasi AC Milan, mulai dari 4-5-1, 4-4-2 hingga 4-3-3.