Teknoflas.com – Sepeda motor merupakan sarana transportasi paling populer dan murah bagi masyarakat Indonesia, hampir semua kepala keluarga setidaknya memiliki satu unit di garasi rumah. Pengendara roda dua semakin menjamur sampai memenuhi jalanan perkotaan dan pedesaan, sayangnya masih banyak kurang peduli dengan keselamatan diri sendiri serta orang lain.

image
14 Hal Wajib Dipatuhi Saat Berkendara Sepeda Motor

Saat mengendarai sepeda motor, ada sejumlah hal penting wajib diperhatikan dengan baik demi keselamatan dan keamanan. Apa sajakah itu?

1. Ketika mengendarai sepeda motor di jalana macet, jangan pernah berhenti dengan menurunkan kaki kanan dahulu, biasakan dengan kaki kiri. Mengapa demikian? Kaki kanan sangat beresiko besar tersambar pengendara lain yang ingin mendahului. Seperti diketahui, sebelah kanan merupakan posisi mendahului dalam lalu lintas Indonesia.

2. Selalu luangkan waktu untuk melihat ke belakang sebelum hendak jalan, apakah ada orang atau sesuatu di belakang.

3. Posisi tangan tak boleh lurus atau tegang saat membawa motor, pastikan kedua tangan dibuat menyiku ketika memegang setang. Ingat, tubuh harus dalam keadaan santai alias rileks.

4. Ketika memakai rem depan, gunakan empat jari. Hindari penggunaan dua jari karena tidak optimal dan putaran mesin belum berhenti maksimal.

5. Rem depan dan belakang harus digunakan secara bersamaan. Rem depan harus ditekan lebih kuat dibandingkan rem belakang, apalagi rem depan jauh lebih optimal dalam penghentian laju kendaraan dibandingkan rem belakang.

6. Selalu gunakan jalur kiri dan waspadai kemunculan kendaraan dari arah berlawanan. Hindari berkendara sepanjang sisi kanan jalan meski tak ada kendaraan lain melintas dari arah berlawanan.

7. Nyalakan lampu sein 3 detik sebelum pindah jalur. Ini sangat penting dilakukan sebagai pemberi tanda ke arah yang ingin dituju oleh pengendara lain.

8. Sebelum berpindah jalur, pengendara wajib melihat kaca spion guna memeriksa kendaraan lain di belakangnya.

9. Nyalakan lampu sein 30 meter sebelum persimpangan ketika ingin belok ke kiri atau kanan. Ini sebagai pertanda arah yang hendak dicapai kepada pengendara lain. Selalu pastikan keadaan dan keamanan lalu lintas sebelum berpindah jalur. Jangan hanya mengandalkan kaca spion yang memiliki keterbatasan pandangan.

10. Jarak pengereman dengan objek atau kendaraan di depan harus sesuai laju kecepatan. Contoh: bila sepeda motor melintas dengan kecepatan 30 meter, pengereman dilakukan 30 meter dari objek di depan.

11. Bila ingin dalam posisi standby, pastikan letak kedua kaki sejajar sayap bagian luar dari sepeda motor bebek, sedangkan kedua lutut menempel di tangki untuk jenis motor sport.

12. Jangan pernah bawa barang melebihi lebar setang.

13. Ketika akan terjatuh, sebaiknya lepas sepeda motor dan bukan dipegang. Hal ini sengaja dilakukan agar tidak mengalami cedera lebih parah karena terbentur atau tertimpa komponen motor.

14. Paling penting yaitu selalu mematuhi peraturan lalu lintas yang berlaku. Jangan sok gaya-gayaan saat melintas di jalan, peraturan sengaja disusun demi keselamatan bersama.