Teknoflas.com – Kisah perjalanan AC Milan di bursa transfer musim dingin 2016 menimbulkan sikap pro dan kontra bagi kalangan fans setia. Adriano Galliani selaku CEO dan pakar transfer Rossoneri hanya mendatangkan satu pemain anyar untuk memperdalam komposisi skuat asuhan Sinisa Mihajlovic. Padahal pelatih asal Serbia itu butuh tambahan setidaknya 2-3 pemain di sektor pertahanan, lapangan tengah dan sayap kanan.

ac milan el shaarawy
AC Milan kurang aktif di bursa transfer Januari akibat gagal jual El Shaarawy?

Pengamat sepakbola dan bursa transfer Seri A, Stefano Agresti, hanya memberi nilai 4.5 untuk AC Milan dalam kegiatan jual-beli pemain di bulan Januari lalu seperti dilansir teknoflas.com dari laman CM. Rossoneri cuma merekrut Kevin-Prince Boateng, pemain lawas yang sudah cukup lama tidak bermain di kompetisi profesional usai pembatalan kontrak dengan Schalke 04. Kedatangan pemain Ghana tersebut sempat menimbulkan pro dan kontra, namun pada akhirnya sanggup menjawab keraguan.

Selepas resmi merekrut kembali Boateng secara cuma-cuma, tak ada lagi satupun pemain baru yang datang lagi ke Milanello. Sejumlah nama sempat beredar menghiasi laman media online Italia, terutama ketertarikan merekrut Grassi, El Ghazi, Susic, Coric, De Roon hingga Perotti. Sayang tak ada satupun yang ‘nyangkut’ di tali pancingan. Ketidakmampuan AC Milan merekrut pemain baru akibat ketiadaan dana transfer plus kegagalan menjual sejumlah pemain potensial.

Negosiasi penjualan Luiz Adriano ke klub Cina gagal total, hanya AC Milan yang tak mampu meraup untung dari Negeri Tiongkok mengingat AS Roma sukses jual Gervinho, begitu pula dengan Inter yang melepas Guarin. Sementara Luiz Adriano yang sudah terbang ke Cina dan 99 persen hampir teken kontrak ‘terpaksa’ balik ke Milanello. Rossoneri pun gagal memperoleh 14 juta euro dari penjualan eks Shakhtar itu.

AC Milan juga gagal meraup untung dari penjualan Stephan El Shaarawy. Seharusnya pemain keturunan Mesir itu ditebus otomatis oleh AS Monaco sebesar 12 juta euro pada bursa transfer Januari, sayang skenario gagal terwujud karena pelatih Jardim kurang puas dengan performa sang pemain. Pada akhirnya Rossoneri hanya memperoleh bayaran 1,4 juta euro dari AS Roma untuk peminjaman El Shaarawy selama enam bulan.(Stefano Agresti/TPR)