Teknoflas.com – Reza Pahlevi akhirnya muncul ke hadapan awak media dan mengaku sebagai korban pelecehan seksual Indra Bekti. Ia kerap dilecehkan oleh sang presenter kondang dari awal tahun 2010 hingga 2014. Lalu, mengapa pria berusia 23 tahun itu baru berani melapor? Ternyata Bekti pernah mengancamnya bakal ‘dihabisi ‘jika berani membeberkan perbuatan tak senonoh ini kepada khalayak ramai.

image
Reza Pahlevi diancam bakal dibunuh Indra Bekti?

Sebelum muncul pernyataan menghebohkan dari pemain FTV, Lalu Gigih Arsanofa, yang mengaku kerap dikirimi SMS ajakan mesum oleh Indra Bekti, sebenarnya Reza Pahlevi ingin melapor ke polisi pada 2013 silam. Namun ia terpaksa mengurungkan niat usai pihak Bekti mengancam ingin membunuhnya. Takut akan ancaman dan malu dengan aib-nya, mantan Dai Cilik itu tak jadi melapor.

“Sebenarnya dari dulu udah pingin laporin. Tapi kerap diancam bakal dibunuh oleh pihak Indra Bekti. Ancaman terakhir itu pas akhir 2013. Semenjak itu saya enggak berani lapor ke polisi,” ungkapnya.

Kini ia berani melapor dan membeberkan semua perbuatan tak senonoh Indra Bekti usai melihat pengakuan Lalu Gigih Arsanofa di media massa. Merasa senasib sebagai korban pelecehan seksual, Reza Pahlevi akhirnya melapor ke Polda Metro Jaya, Selasa (2/2/2016) dengan nomor laporan LP/500/II/2016/PMJ/Dit.Reskrimum atas kasus pencabulan pada 2010.

Usai melapor ke polisi dan mengungkap semua aib kejahatan seksual Indra Bekti, perasaan lega menyelimuti hati Reza Pahlevi. Selama ini ia kerap terbebani perasaan malu dan sakit hati sebagai seorang pria normal. Tak pernah sekalipun menyangka awal pertemuan pada 2010 silam di sebuah stasiun TV swasta harus berakhir dengan pengalaman pahit. Sebelumnya ia kerap dijanjikan pekerjaan namun tak pernah sekalipun terpenuhi.

Reza Pahlevi mengaku kepada awak media bahwa ia terpaksa menuruti keinginan Bekti lantaran ingin terjun ke dunia entertainmen. Semua perbuatan hina tak bisa lepas dari kehidupannya, ia sadar sudah menanggung malu dan dosa besar. Indra Bekti bakal dihukum berat jika terbukti bersalah, apalagi melakukan perbuatan tak senonoh dengan Reza yang saat itu masih berusia 17 tahun, termasuk kategori di bawah umur dan pelaku dijerat pasal 292 KUHP jo 82 UU ri no 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak tindak pidana pencabulan dan pelecehan seksual tentang perlindungan anak.