Kumpulan Foto Tragis Usai Bom Meledak Di Sarinah

Teknoflas.com – Indonesia kembali berduka, dunia maya dan sosial media tanah air dipenuhi kumpulan foto tragis pasca bom meledak di Sarinah. Berdasarkan pengakuan sejumlah saksi yang ada di sekitar lokasi kejadian, setidaknya terdengar enam kali suara ledakan besar depan pusat perbelanjaan Sarinah, Jakarta Pusat, Kamis siang (14/1/2016).

image
foto tragis pasca bom meledak di Sarinah

Apakah ini serangan teroris? Seperti diketahui, seorang pelaku bom sengaja meledakkan diri ketika berada di luar kantor perwakilan PBB yang berada di kawasan Sarinah. Jika melihat motif pelaku, maka tindakan ini memang sengaja dilakukan oleh teroris jaringan internasional.

image
foto tragis pasca 6 bom meledak di Sarinah

Adanya serangan teroris juga diakui langsung oleh pejabat PBB, Jeremy Douglas, via akun twitter. Ia mencuit telah terjadi sedikitnya enam ledakan bom. Selain menyerang kantor perwakilan PBB, tempat minum kopi waralaba Starbucks juga menjadi target serangan sehingga pasukan keamanan ikut menerobos masuk mengamankan lokasi.

image
foto tragis pasca bom meledak di Sarinah, incar kantor PBB

Menurut pengakuan pihak kepolisian Indonesia, ledakan yang terdengar kemungkinan besar merupakan aksi bom bunuh diri. Jika melihat foto tragis pasca bom meledak di Sarinah, korban yang berjatuhan tak hanya pihak kepolisian namun warga yang melintas dekat lokasi. Tak hanya ledakan bom saja, warga yang menjadi saksi peristiwa berdarah itu juga mendengar suara baku tembak.

image
foto tragis korban pasca bom meledak di Sarinah

Kumpulan foto pasca bom meledak di Sarinah seakan memperlihatkan kekejaman teroris yang tak pandang bulu dalam melaksanakan targetnya. Warga tak berdosa pun turut menjadi korban kehilangan nyawa secara mengenaskan. Ternyata ledakan bom tak hanya mengguncang kawasan Sarinah saja, namun turut berlangsung sekitar daerah Pal Merah.

Baca Juga  Benarkah Aksi ISIS Didanai Gembong Narkoba Freddy Budiman?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *