TeknoFlas.com – Kabar mengejutkan dari jagad teknologi mengenai langkah Lenovo mengakuisisi Motorola Mobility dari tangan Google untuk membeli Motorola dengan harga USD 2.91 miliar atau setara Rp 35,4 triliun.

Dengan pemebelian ini Lenovo berhak memiliki hak paten dari lisensi yang dimiliki Motorola, termasuk Moto G dan Moto X–smartphone yang baru diluncurkan tersebut.

Google Jual Motorola ke Lenovo

Lenovo menjadi salah satu kekuatan dipasaran ponsel dimana sampai saat ini sebanyak 4,7% pasar smartphone global berhasil diraih oleh pabrikan asal china ini,data tersebut berdasarkan penelitian dari Strategy Analytics.

Adapun Motorola masih cukup kuat meski bisnisnya belakangan terus merugi. Di Amerika Serikat, Motorola adalah produsen ponsel terbesar ketiga.

Dalam suratnya kepada karyawan Google yang bocor ke publik, CEO Google Larry Page mengungkapkan bahwa Google membeli Motorola 2 tahun silam untuk memperkuat portofolio paten demi memajukan ekosistem Android.

“Tetapi pasar smartphone super kompetitif, dan untuk berkembang hal ini membutuhkan bantuan dari semua lini. Itu sebabnya, kami percaya Motorola akan menjadi lebih baik di tangan Lenovo,” jelas Page, seperti dilansir Tech Fruit, Kamis (30/1/2014).

“Lenovo memiliki bisnis smartphone yang berkembang pesat dan merupakan yang terbesar dan tercepat sebagai produsen PC di dunia. Langkah ini akan memungkinkan Google untuk mencurahkan energi untuk mendorong inovasi di seluruh ekosistem Android, untuk kepentingan pengguna smartphone di manapun,” tambahnya.

Page juga menyakini bahwa Lenovo akan membawa pengalaman hardware untuk membawa Motorola ke jangkauan yang lebih global lagi. Apalagi, Lenovo akan membuat identitas berbeda di Motorola, layaknya Thinkpad saat diakuisisi Lenovo dari IBM tahun 2005 silam.

Bos Google ini juga sedikit menyinggung mengenai paten yang dimiliki oleh Motorola. Sebab, paten tersebut masih akan digunakan oleh Google di daftar portofolionya.

“Google akan mempertahankan sebagian besar paten Motorola, yang akan terus kita gunakan untuk membangun kekuatan seluruh ekosistem Android,” tandasnya.