nasi_main-640x427

Teknoflas.com – Nasi goreng merupakan makanan favorit di Indonesia. Bahkan, setiap orang memiliki resep nasi gorengnya sendiri. Makanan asal tiongkok ini sangat populer dan menyentuh semua kalangan. Namun, apakah nasi goreng hanya sekadar menjadi pemuas lapar saja?

Nasi goreng sering didampingi oleh sayur, salah satunya timun. Sayangnya, timun ini memiliki getah yang tidak pas jika dikombinasi dengan nasi goreng yang mengandung minyak, yang bisa saja minyak tersebut bekas masakan sebelumnya.

Ada tiga fakta yang wajib anda tahu tentang nasi goreng:

1. Jumlah kalori lebih banyak daripada cheeseburger.

Nasi goreng bukan pilihan yang tepat bagi anda yang ingin berdiet. Adanya variasi daging-dagingan dan sayur-sayuran, satu porsi nasi goreng dapat mencapai 637 kalori, sedangkan cheeseburger hanya 310 kalori.

2. Kombinasi dengan timun tidak baik

Konsumsi timun dengan nasi goreng sangat tidak disarankan. Terdapat getah dalam timun yang berbahaya apabila bercampur dengan minyak nasi goreng. Apabila anda memasak nasi goreng sendiri, karena pastikan minyak yang digunakan tidak bekas masakan. Gunakan minyak baru agar terhindar dari bahaya ini.

3. Segera makan nasi goreng saat itu juga

Anda perlu menghilangkan mindset untuk menyimpan nasi goreng yang tidak habis untuk dimakan lagi beberapa waktu kemudian. Karena, makanan yang digoreng mengandung Akrimalid, dimana akan berbahaya jika dibiarkan dan bereaksi pada kandungan nasi goreng. Jika sering menyimpan nasi goreng dan membiarkannya berjam-jam kemudian mengkonsumsi kembali dan dilakukan terus-menerus, maka akan menyebabkan penyakit kanker terutama kanker hati.