Teknoflas.com – Banyak penggemar penasaran mengapa direksi AC Milan enggan beli satupun pemain baru di bursa transfer Januari 2016. Sejauh ini hanya Kevin-Prince Boateng yang datang ke Milanello, itu pun diperoleh gratis. Musim depan Leonel Vangioni juga bakal datang, tanpa biaya apapun alias gratis. Apakah pihak direksi kembali mengandalkan perekrutan pemain anyar yang habis masa kontrak?

transfer ac milan
Ini alasan AC Milan ogah beli pemain baru di Januari

Keputusan tidak aktif belanja di bursa transfer musim dingin memang dipertanyakan sejumlah penggemar. Akan tetapi semua sengaja dilakukan demi menghemat pengeluaran selama musim 2015/16 berjalan, apalagi pasca kegagalan menjual beberapa pemain potensial. Usai belanja besar-besaran di musim panas lalu, direksi AC Milan coba menekan anggaran belanja untuk dialihkan pada perpanjangan kontrak sejumlah pemain.

AC Milan sebenarnya punya peluang besar merekrut Anwar El Ghazi dari Ajax. Meski hanya dipatok sebesar 8 juta euro, pada akhirnya dana yang dikeluarkan berkisar 13-14 juta euro. Selain itu, Galliani juga telah memantau Hatem Ben Arfa yang berpeluang cukup besar gabung ke Milanello. Akan tetapi CEO Rossoneri itu tampaknya lebih terkesima dengan El Ghazi dan tak ingin buang uang demi emosional seperti Ben Arfa.

Direksi AC Milan sudah melupakan kegagalan bursa transfer Januari, kini lebih fokus memperpanjang kontrak beberapa pemain yang tampil apik musim ini seperti Montolivo, Alex dan Bonaventura. Target utama kali ini adalah Bonaventura yang menerima gaji paling kecil dibandingkan pemain Rossoneri lainnya. Padahal eks Atalanta itu merupakan figur penggerak tim, sungguh ironis tidak dihargai dari segi gaji.

Bonaventura yang sudah berganti agen -sekarang Mino Raiola- mengincar kontrak baru dengan kenaikan gaji signifikan. Tentu saja pihak direksi AC Milan tak bisa menolak keinginan pemain timnas Italia itu, apalagi banyak klub besar Eropa tengah memantau situasi ini. Tak ingin gagal mengamankan kontrak pemain menjadi alasan terbesar Rossoneri enggan belanja di Januari 2016. (Fabrizio Romano/TPR)