Advertisement

4 Cara Agar Indonesia Terlepas Dari Sanksi FIFA

Posted on May 30 2015 - 10:02pm

Akhirnya sanksi FIFA untuk Indonesia muncul ke permukaan. Federasi Sepakbola Tertinggi Dunia itu resmi mencabut keanggotaan Indonesia dan tak boleh ikut serta dalam kompetisi resmi milik FIFA.

Keputusan itu dikeluarkan usai rapat Komite Eksekutif (Exco) di Zurich, Swiss, Sabtu (30/5). Penjatuhan sanksi ini akibat ulah campur tangan pemerintah melalui Kemenpora yang membekukan segala macam aktifitas PSSI.

FIFA

Indonesia kena Sanksi FIFA

Lalu, apa saja inti surat yang diterima PSSI terkait penjatuhan sanksi oleh FIFA?

Sebelumnya FIFA sempat mengirim surat tertanggal 22 Mei 2015 yang menyatakan penolakan untuk bertemu menyusul surat kementerian tertanggal 18 Februari dan 4 Mei 2015. Hal itu dikarenakan FIFA tengah sibuk menyusun kongres pemilihan pimpinan baru. Lalu PSSI kembali melapor ke FIFA masih dibekukan statusnya oleh kementerian.

Sanksi FIFA untuk Indonesia dijatuhkan karena tidak adanya perubahan hingga detik-detik terakhir. Sanksi akan berlaku sampai waktu yang tidak ditentukan, intinya PSSI harus mampu menjalankan peraturan yang tertuang dalam Statuta FIFA pasal 13 dan 17. Hukuman tidak akan berlaku lagi jika PSSI memenuhi empat syarat utama, yakni:

1. Komite Eksekutif (Exco) PSSI terpilih dapat mengakhiri semua permasalahan yang ada tanpa bantuan pihak ketiga, termasuk kementerian pemerintah Indonesia.

2. Penyerahan tanggung jawab tim nasional Indonesia sepenuhnya berada di bawah kendali PSSI.

3. Penyerahan tanggung jawab seluruh kompetisi profesional sepenuhnya berada di bawah kendali PSSI ataupun klub yang berada di bawah induk organisasi sepakbola tersebut (PSSI).

4. Mengijinkan semua klub bermain di seluruh kompetisi resmi PSSI, terutama yang sudah mengantongi lisensi dan memenuhi persyaratan regulasi lisensi klub dari induk organisasi sepakbola tersebut.

Selama sanksi FIFA untuk Indonesia belum dicabut maka keanggotaan resmi tidak berlaku dan seluruh wakil Indonesia tak boleh mengikuti kegiatan internasional agenda FIFA, termasuk terlibat kompetisi AFC.

Sanksi tersebut membuat PSSI beserta ofisial tak berhak memperoleh keuntungan dari program pengembangan AFC dan FIFA, termasuk kursus atau latihan. Namun berhak memperolehnya lagi bila sanksi resmi dicabut.

Jatuhnya sanksi FIFA untuk Indonesia tidak akan berpengaruh pada timnas U-23 yang akan berlaga di SEA Games Singapura 2015. Tim Garuda Muda boleh mengikuti kompetisi tersebut hingga selesai.

About the Author