Pembalut kain cuci ulang jadi pilihan terbaik untuk wanita yang ingin memulai hidup sehat. Seperti diketahui, beberapa waktu lalu Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) merilis hasil penelitian yang menyebutkan sebagian besar merek pembalut sekali pakai yang terdaftar di Kementerian Kesehatan ternyata mengandung klorin alias zat pemutih.

Penggunaan zat kimia di pembalut sekali pakai berdampak langsung bagi kesehatan tubuh wanita dalam jangka panjang, bahkan memicu penyakit kanker serviks. Oleh karena itu, menjatuhkan pilihan pada pembalut kain merupakan langkah yang tepat.

pembalut kain cuci ulang
Ini loh pembalut kain cuci ulang.

Ada banyak merek pembalut kain cuci ulang tersedia di pasaran yang terbukti sehat dan ramah lingkungan, salah satunya adalah Siklus. Merek ini menawarkan produk andalan yang terbuat dari kain kaos bermutu tinggi dan lembut di kulit, sehingga lebih nyaman dan aman dipakai saat datang bulan atau haid karena sudah terbebas dari penggunaan bahan-bahan kimia berbahaya.

Pembalut kain juga menyertakan unsur herbal sehingga bisa di cuci ulang, dipakai kembali dan lebih ramah lingkungan. Berbeda dari pembalut konvensial (sekali pakai) saat ini, pembalut kain modern lebih efisien dan murah karena setelah pemakaian dapat dicuci ulang.

Berikut ini sejumlah keunggulan pembalut kain cuci ulang dibandingkan pembalut konvensial (sekali pakai).

1. Terbuat dari kain kaos pilihan yang bermutu tinggi.

2. Daya serap kuat jadi tak perlu khawatir rembes atau bocor.

3. Lebih nyaman dan lembut sewaktu dipakai.

4. Noda darah tidak gampang melekat sehingga mudah dicuci.

5. Lapisan luar dalam terbuat dari bahan kaos berkualitas setara dengan ketebalan 10 lapis.

6. Bisa di-setrika dan tahan panas sehingga bahan tetap steril.

7. Warna tidak luntur sehingga lebih aman dipakai kapan pun.

8. Tak menimbulkan iritasi.

9. Tak memakai bahan kimia berbahaya sehingga tak ada efek samping.

10. Jangka waktu pemakaian lebih lama, rata-rata sekitar 3 tahun.

11. Harga hemat irit di kantong.

Pembalut kain cuci ulang jadi alternatif terbaik daripada pembalut biasa (sekali pakai), apalagi YLKI sudah merilis sejumlah merek pembalut berbahaya di Indonesia yang terbukti memakai klorin.

Memakai pembalut kain mungkin terasa sedikit berbeda jika sudah terbiasa dengan pembalut konvensional, namun seiring waktu berjalan akan mengetahui mana yang lebih nyaman dipakai.