112949_425061_beras

Teknoflas.com – Sebagian besar masyarakat Indonesia berasumsi bahwa beras yang bening dan bersih adalah beras yang paling sehat dan layak untuk dikonsumsi. Namun, para pakar kuliner tidak membenarkan hal tersebut.

“Masyarakat Indonesia salah mengartikan bahwa beras yang putih, bersih dan bening itu adalah beras terbaik, padahal enggak bener tuh,” ungkap Bondan Winarno.

Menurutnya, beras berwarna putih dan bening itu telah diproses melalui tahapan yang kemudian dapat membuat beras tersebut menjadi tidak sehat.

“Jadi beras yang putih itu sudah dipoles berkali-kali, dan menghilangkan sebagian besar nutrisi yang ada pada beras tersebut,” tambahnya.

Menurut Bonda, beras yang paling baik untuk dikonsumsi adalah beras ‘Pecah Kulit’, yaitu beras yang baru diambil dari lahan padi yang telah dipisahkan denga kulitnya. Walaupun secara fisik tidak menarik, namun menurut Bondan itulah nasi terbaik untuk dimakan.

Menurut sebuah penelitian di mana penelitian tersebut dilakukan oleh produsen rice cooker mancanegara, orang Indonesi yang mengonsumsi nasi sebanyak 240 juta orang, dan mereka masih belum banyak mendapatkan edukasi tentang nasi yang baik seperti apa.
Banyaknya masyarakat Indonesia yang memakan nasi, seharusnya mereka harus lebih banyak mengetahui tentang baik buruk dari nasi.

“Seharusnya masyarakat kita lebih dikasih tahu, mana beras yang baik dan mana beras yang buruk,” tegas Bondan.

Mengingat beberapa waktu yang lalu terdapat rumor mengenai beras plastik, Bondan memberikan tips yang sederhana namun cukup akurat. “Ya kalau takut, coba aja rendam di air itu beras nya, kalau dia tenggelam berarti beras beneran, kalau mengapung berarti beras plastik.” katanya.