Teknoflas.com – Kehadiran smartphone melengkapi kehidupan manusia modern karena tak hanya berfungsi sebagai alat komunikasi semata, namun bantu mengerjakan beragam tugas seperti baca berita hingga mengerjakan tugas perkantoran. Banyaknya kegiatan membuat baterai smartphone cepat terkuras habis, apalagi jika terus dipakai dalam waktu padat.

image
Cara Benar Isi Ulang Baterai Smartphone

Ketika daya baterai smartphone berada di kondisi kritis, maka pengguna segera mengisi ulang atau charging. Sayangnya ada banyak hal penting yang sering terabaikan, padahal memegang peranan yang menjaga keawetan produk di masa depan. Begini cara benar isi ulang atau charge baterai smartphone.

Tak kuras habis

Banyak anggapan beredar di sekitar pengguna bahwa baterai smartphone wajib dikuras habis terlebih dahulu sebelum kembali mengisi ulang. Sebenarnya anggapan itu tidak sepenuhnya salah, khususnya untuk baterai yang terbuat dari bahan nikel.

Hal ini tak berlaku bagi smartphone yang mengusung baterai dari bahan litium-ion yang mana cara perawatan jauh lebih mudah. Artinya, daya baterai smartphone tak perlu dikuras habis. Ponsel bisa diisi ulang ketika menyentuh angka 20-30 persen.

Meskipun demikian pengguna tetap boleh menghabiskan daya baterai hingga mencapai 3-5 persen, namun dengan catatan tak boleh dilakukan keseringan. Cukup 1-3 kali dalam sebulan untuk mengetes kemampuan baterai.

Tak isi ulang semaleman

Masih banyak pengguna yang mengisi ulang daya baterai smartphone dengan cara sembrono, yakni ditinggal tidur semalaman. Padahal cara ini tidak dianjurkan, meskipun sejumlah charger secara otomatis memutuskan arus listrik ketika terisi 100 persen namun harus dicabut sesegera mungkin.

Membiarkan ponsel tetap mengisi ulang meskipun daya baterai sudah mencapai 100 persen sangat tidak baik. Baterai litium memiliki komponen yang bisa merusak kondisi baterai itu sendiri agar tidak meledak. Oleh karena itu, jangan pernah charge di malam hari sebelum waktu tidur.

Tak taruh tempat panas

Sebaiknya smartphone diletakkan pada tempat yang sejuk sewaktu mengisi ulang daya baterai. Berdasar penelitian, hawa panas yang terpapar ke ponsel sewaktu charging bakal mempercepat proses kerusakan baterai itu sendiri. Disarankan tak menaruh ponsel di tempat yang mudah terkena sinar matahari langsung.

Terhubung ke soket listrik

Cara paling direkomendasikan untuk mengisi daya ulang baterai yaitu perangkat terhubung secara langsung ke soket listrik. Ini jauh lebih baik daripada koneksi nirkabel, USB komputer ataupun power bank untuk mengisi ulang baterai yang menghasilkan panas lebih berbahaya.