Teknoflas.com – Mbaye Niang makin tajam dan kembali cetak gol kemenangan bagi AC Milan. Pemain Prancis kelahiran 1994 itu sudah membuktikan diri bahwa lebih layak menghuni posisi striker daripada sayap kanan sebagai alternatif Alessio Cerci. Meski harus bersaing dengan Mario Balotelli untuk merebut satu tempat di posisi dua striker (formasi 4-4-2), pelatih Sinisa Mihajlovic lebih suka Niang berada di barisan striker ketimbang sayap kanan.

image
Niang Makin Rajin Bikin Gol Bagi AC Milan

Niang semakin nyaman dan tajam di posisi striker memaksa Mihajlovic putar otak mengisi kekosongan di sayap kanan. Kini hanya ada Cerci yang berposisi murni sebagai sayap kanan, sebelumnya Mihajlovic memaksa Niang bermain di sisi kanan yang terbilang cukup elegan menambah daya dobrak AC Milan.

Pada pertandingan terakhir di ajang Coppa Italia, Mihajlovic kecewa dengan penampilan Cerci yang tak kunjung membaik. Pelatih Serbia itu terpaksa mengganti Cerci dengan Keisuke Honda yang ternyata tak kunjung memberi dampak positif. Sebelumnya di ajang ujicoba AC Milan, Juraj Kucka dan Andrea Poli sempat diberi kepercayaan mengisi pos sayap kanan yang terbukti cukup efektif tetapi bukan solusi jangka panjang.

Tambahan pemain di sektor sayap kanan merupakan agenda utama yang ingin diwujudkan oleh Adriano Galliani demi memenuhi skema formasi 4-4-2 ala Mihajlovic. Dilansir teknoflas.com dari TMW, ada tiga pemain yang erat dikaitkan dengan transfer AC Milan di Januari 2016, yakni Alejandro Gomez (Atalanta), Diego Perotti (Genoa) dan Hatem Ben Arfa (OGC Nice).

Kedatangan salah satu dari tiga nama di atas mungkin saja melengkapi ‘potongan terakhir’ skema formasi 4-4-2 yang terus diusung oleh Mihajlovic dalam beberapa pertandingan terakhir AC Milan, entah itu Seri A atau Coppa Italia.